Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Jadi Rp 952 Ribu per Gram

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Kamis, 28 Januari 2021, turun Rp 4.000 dibandingkan dengan kemarin.

    "Harga emas batangan satu gram Rp 952.000," seperti ditulis dalam situs resmi Logam Mulia pada Kamis.

    Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

    1 gram Rp 952.000
    2 gram Rp 1.844.000
    3 gram Rp 2.741.000
    5 gram Rp 4.535.000
    10 gram Rp 9.015.000
    25 gram Rp 22.412.000
    50 gram Rp 44.745.000
    100 gram Rp 89.412.000
    250 gram Rp 223.265.000

    Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 446,3 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 892,6 juta.

    Harga emas pada 27 Januari sebesar Rp 956 ribu per gram.

    Adapun harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal tahun yang sebesar Rp 771 ribu. Harga tersebut merupakan yang terendah tahun ini.

    Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

    Terkait harga emas, dalam situs itu tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). "Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22," tulis situs tersebut.

    Baca Juga: Harga Emas Antam Stabil di Rp 957 ribu per Gram

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.