PGN Usul Pemberian Insentif untuk Harga Gas Pelanggan Rumah Tangga

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suko Hartono. PGN

    Suko Hartono. PGN

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. atau PGN mengusulkan insentif harga gas bumi dari hulu untuk pelanggan rumah tangga yang disalurkan melalui infrastruktur jaringan gas rumah tangga. 

    Direktur Utama PGN Suko Hartono mengatakan pihaknya meminta dukungan pemerintah untuk memberikan harga gas di sektor hulu dari US$4,7 per MMbtu menjadi US$2 per MMbtu.

    "Kami mengharapkan US$2 per MMbtu untuk gas rumah tangga sehingga keekonomian lebih baik. Penetapan harga jual gas yang memperhatikan tingkat keekonomian jargas," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu 27 Januari 2021.

    Menurutnya, insentif perlu diberikan seperti halnya yang dilakukan pemerintah dalam menetapkan harga gas hulu untuk kebutuhan industri.

    Dalam hal tersebut, PGN telah menerima harga gas di sektor hulu sebesar US$4 per MMbtu untuk implementasi aturan itu. Pasalnya, ada beberapa aset jargas yang belum bisa dioptimalkan karena keekonomian yang belum memenuhi kriteria.

    Harapannya, dengan pemberian harga tetap itu bisa lebih mendorong program tersebut. "Kami harapkan fixed price karena ini memberi kepastian karena sumber gas domestik sehingga memudahkan kami untuk perencanaan," ungkapnya.

    Adapun, pada 2021 emiten berkode saham PGAS itu berencana membangun sebanyak 230.776 sambungan rumah (SR). Secara rinci, 130.776 SR dibangun menggunakan anggara APBN, 50.000 SR dibangun oleh BUMN, dan 50.000 SR dibangun menggunakan skema KPBU.

    Sementara itu, pada 2022 bertambah sebanyak jumlah jargas yang dibangun PGN akan meningkat menjadi 1,28 juta SR, 2023 bertambah sebanyak hingga 1,2 juta, dan pada 2024 bertambah sebanyak 1,2 juta SR. "Jika role model bisnis ini berhasil, 2022 1,2 juta SR dan terus di tahun 2024 sehingga target 4,1 juta SR di 4 tahun ke depan bisa terpenuhi," ungkapnya.

    BACA: Ada Sengketa Pajak Rp 3 Triliun, Bagaimana Kemampuan Keuangan PGN?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.