Sri Mulyani: Pertambahan Utang Pemerintah di 2020 Salah Satu Terkecil di ASEAN

Rabu, 27 Januari 2021 13:52 WIB

Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rasio utang publik Indonesia termasuk yang paling rendah.

"Pertambahan utang di 2020 juga menjadi salah satu paling kecil di antara negara ASEAN dan G20," kata Sri Mulyani rapat dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat secara virtual, Rabu, 27 Januari 2021.

Adapun pada 2020 rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto sebesar 38,6 persen atau meningkat 8 persen dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Defisit APBN 5,7 Persen di 2021, Kemenkeu: Perlu Pembiayaan Utang Cukup Tinggi

Sedangkan negara lain seperti Malaysia penambahan utang sebesar 10,4 persen dari 57,2 persen menjadi 67,6 persen terhadap PDB, Philipina bertambah utang 11,9 persen dari 37,0 persen menjadi 47,8 persen terhadap PDB, Singapura naik 1,2 persen dari 130 persen menjadi 131,2 persen terhadap PDB, Thailand naik 9,3 pesen dari 41,1 persen menjadi 50,4 persen terhadap PDB dan Vietnam naik 3,2 persen dari 43,4 persen menjadi 46,6 persen terhadap PDB.

Sedangkan Amerika Serikat utangnya bertambah 22,5 persen dari 108,7 persen menjadi 131,2 persen terhadap PDB, Prancis naik 20,6 persen dari 98,1 persen menjadi 118,7 persen, Jerman naik 13,8 persen dari 59,5 persen menjadi 73,3 persen, Cina naik 9,1 persen dari 52,6 persen menjadi 61,7 persen, dan India naik 17 persen dari 72,3 persen menjadi 89,3 persen.

Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah per akhir Desember 2020 berada di angka Rp 6.074,56 triliun. Rasio utang pemerintah tersebut terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 38,68 persen.

"Secara nominal, posisi utang Pemerintah Pusat mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," kutip dari rilis APBN.

Peningkatan utang itu disebabkan oleh pelemahan ekonomi akibat Covid-19 serta peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk menangani masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.






Zulkifli Hasan Kaitkan Harga Pangan dengan Pembangunan Infrastruktur, Ekonom Soroti IKN

18 jam lalu

Zulkifli Hasan Kaitkan Harga Pangan dengan Pembangunan Infrastruktur, Ekonom Soroti IKN

Ekonom mempertanyakan korelasi yang disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan soal upaya penurunan harga pangan dengan pembangunan infrastruktur.


Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Simak Perbandingannya dengan Negara-negara ASEAN

1 hari lalu

Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Simak Perbandingannya dengan Negara-negara ASEAN

Kenaikan tarif listrik akan diberlakukan per 1 Juli 2022. Lalu bagaimana perbandingan tarif listrik di Indonesia dengan negara-negara ASEAN lainnya?


Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

1 hari lalu

Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

Sedikitnya ada tiga langkah yang bisa diambil pemerintah untuk menekan beban subsidi BBM dan elpiji agar menghemat APBN.


Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

1 hari lalu

Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

OJK sudah menyetujui pergantian direksi PT BEI untuk periode 2022-2026. Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI. Berapa harta kekayaan dan utangnya?


Bank Dunia Setuju Beri Dukungan Keuangan ke RI Rp 11,12 Triliun

1 hari lalu

Bank Dunia Setuju Beri Dukungan Keuangan ke RI Rp 11,12 Triliun

Bank Dunia menyoroti penguatan daya saing dan ketahanan ekonomi serta peningkatan infrastruktur melalui pengenalan pajak karbon.


BI: Aliran Modal Asing Keluar Rp 8,35 Triliun dalam Pekan Keempat Juni

2 hari lalu

BI: Aliran Modal Asing Keluar Rp 8,35 Triliun dalam Pekan Keempat Juni

Bank Indonesia mencatat terdapat aliran modal asing keluar sebesar Rp8,35 triliun dalam pekan keempat Juni, yakni pada 20-23 Juni 2022.


Pembayaran Dana Bos Telat, Berikut Penjelasan Sri Mulyani

2 hari lalu

Pembayaran Dana Bos Telat, Berikut Penjelasan Sri Mulyani

Keterlambatan pembayaran bantuan operasional sekolah atau dana BOS dinilai terjadi karena anjloknya realisasi dana alokasi khusus.


Sri Mulyani Ungkap APBN Mei 2022 Surplus Rp 132,2 Triliun

2 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap APBN Mei 2022 Surplus Rp 132,2 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan APBN kembali mencatatkan surplus sebesar Rp 132,2 triliun pada Mei 2022 atau 0,74 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).


Ini Alasan Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,3 persen

2 hari lalu

Ini Alasan Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,3 persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 bakal berkisar 4,8 hingga 5,3 persen.


Terpopuler Bisnis: Petani Depresi karena Harga TBS, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Petani Depresi karena Harga TBS, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen

Berita terpopuler bisnis sepanjang kemarin dimulai dari kalangan petani yang depresi akibat jebloknya harga TBS belakangan ini.