IHSG di Zona Merah pada Awal Perdagangan, Turun 0,73 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Rabu, 27 Januari 2021.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 6.095,4
    atau turun 44,7 poin (0,73 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.140,1. Padahal pada satu menit awal IHSG sempat menyentuh zona hijau di level 6.154,6.

    Baca Juga: IHSG Anjlok 1,89 Persen, Saham BCA dan Telkom Jadi Sasaran Aksi Jual Asing

    Sebanyak 84 saham melaju di zona hijau dan 219 saham di zona merah. Sedangkan 151 saham lainnya stagnan.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG hingga saat ini masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar. Dia menilai potensi tekanan masih terlihat belum akan berakhir.

    "Hal ini juga ditunjang oleh support level terdekat yang tidak dapat dipertahankan," kata William dalam keterangan tertulis, Rabu, 27 Januari 2021.

    Namun, kata dia, peluang technical rebound masih terbuka, mengingat fundamental perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil."Hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi," ujarnya.

    Adapun William memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 6.013 hingga 6.269 hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.