Erick Thohir Ingin Pengusaha Lokal Diberi Panggung Agar Tak Kalah dengan Pandemi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir, sebelum melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021. Tim khusus terkait vaksin Covid-19 dibentuk sebagai pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri BUMN Erick Thohir, sebelum melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021. Tim khusus terkait vaksin Covid-19 dibentuk sebagai pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menginginkan seluruh pihak, baik pemerintah maupun swasta, memberikan panggung seluas-luasnya bagi pengusaha lokal, seperti UMKM, agar tak kalah dengan kondisi pandemi. Erick mengatakan UMKM adalah tulang punggung perekonomian kala masa krisis berlangsung.

    “Sebagai pelaku usaha saya ingin beri semangat bagi wirausaha untuk terus bertahan dan bertumbuh karena kita adalah pahlawan ekonomi Indonesia, backbone ekonomi Indonesia,” kata dia melalui siaran virtual dalam acara Final Diplomat Succes Challenge (DSC) XI, Selasa, 26 Januari 2021.

    Erick Thohir mengapresiasi program DSC lantaran telah memberikan peluang bagi para wiraswasta lokal, khususnya anak muda, untuk meningkatkan bisnisnya di tengah keterbatasan. DSC yang dihelat Wismilak Foundation itu merupakan kompetisi hibah modal yang digelar bagi wiraswasta. Acara ini melombakan ide-ide bisnis terbaik dari pengusaha lokal.

    Dia mengatakan pandemi Covid-19 memberikan tantangan yang berat. Sebagai mantan pengusaha, dia mengakui menghadapi krisis kesehatan bukan hal yang mudah bagi pebisnis. Karena itu, dibutuhkan bantuan dari pelbagai pihak, termasuk soal permodalan.  

    “Bersama kita coba tetap bertahan, bersiasat dan bangkit. Kita harus tetap kreatif dan optimistis di tengah keterbatasan ini karena kita mencoba cari jalan dan solusi,” ujar dia.

    Erick menyarankan para pengusaha lokal  mengambil peluang baru yang bisa dimanfaatkan selagi masa sulit berlangsung. Apalagi menurut dia, banyak kemudahan yang diberikan oleh pemerintah maupun swasta agar bisnis pelaku usaha tetap berdenyut. “Jadi jangan kalah, teruslah bikin gebrakan,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.