Gaji Dokter Kepresidenan AS Ini Rp 490 Juta Sebulan, Joe Biden Hanya Rp 466 Juta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases terlihat dalam gambar yang diambil dari sambungan video ketika dia bersaksi dari rumahnya selama sidang Komite Senat AS untuk Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, untuk dengar pendapat tentang respons virus corona di Washington, AS, 12 Mei 2020. [Komite / Handout Komite Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun Senat via REUTERS]

    Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases terlihat dalam gambar yang diambil dari sambungan video ketika dia bersaksi dari rumahnya selama sidang Komite Senat AS untuk Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, untuk dengar pendapat tentang respons virus corona di Washington, AS, 12 Mei 2020. [Komite / Handout Komite Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun Senat via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahli penyakit terkemuka Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci menjadi pegawai pemerintah federal dengan gaji tertinggi di AS bahkan melebihi Presiden AS Joe Biden. Fauci adalah dokter kepresidenan Amerika Serikat

    Mengutip Fox Business, Selasa, 26 Januari 2021, keterangan tersebut didapatkan berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi yang ada pada laman OpenTheBooks.com.

    Pada 2019, Fauci menerima gaji sebesar US$ 417.608 per tahun atau setara Rp 5,89 miliar dengan asumsi kurs Rp 14.107 yang merupakan besaran gaji tertinggi yang pernah ada di pemerintahan AS. Artinya dalam satu bulan Fauci memiliki penghasilan sekitar Rp 490 juta.

    Sementara itu perkiraan gaji yang didapat Joe Biden sebesar US$ 400.000 atau setara Rp 5,6 miliar per tahun atau Rp 466 juta per bulan.

    Di Indonesia, gaji Fauci setara dengan gaji direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada 2019, pimpinan bank milik negara ini mendapatkan gaji sekitar Rp 472 juta per bulan.

    Adapun dua tahun sebelumnya Fauci menghasilkan US$ 384.625 atau Rp 5,4 miliar. Forbes melaporkan bahwa dari 2010 hingga 2019, Kepala Institut Kesehatan Nasional ini, memperoleh US$ 3,6 juta atau Rp 50,8 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.