Alokasi Anggaran Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi 2021 Rp 553 T

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen (kiri), dan Dirut Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi dalam pembukaan perdagangan IHSG tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Pada pembukaan ini, 210 saham melaju di zona hijau dan 103 saham di zona merah. Sedangkan 178 saham lainnya stagnan. TEMPO/Tony Hartawan

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen (kiri), dan Dirut Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi dalam pembukaan perdagangan IHSG tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Pada pembukaan ini, 210 saham melaju di zona hijau dan 103 saham di zona merah. Sedangkan 178 saham lainnya stagnan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 terus dilanjutkan. Proyeksi alokasi anggaran program tersebut pada tahun ini adalah sebanyak Rp 553,09 triliun.

    "Kemenkeu telah melakukan pendataan dan angka terkait alokasi pemulihan ekonomi 2021 ini besarnya Rp 553 triliun, yang bila dibandingkan 2020 realisasinya Rp 579,78 triliun," ujar Airlangga dalam webinar, Selasa, 26 Januari 2021. Ia mengatakan alokasi tersebut sudah dibahas dala rapat paripurna kabinet beberapa waktu lalu.

    Pemerintah, ujar dia, melihat bahwa pemulihan ekonomi di 2021 memerlukan dukungan yang sama dengan 2020. Pasalnya, pemerintah diperkirakan baru menyelesaikan vaksinasi dalam satu tahun. Sehingga, dukungan tersebut dibutuhkan sebelum terjadinya herd immunity.

    Adapun rincian alokasi anggarannya antara lain Rp 104,7 triliun untuk program kesehatan. Angka itu naik dari 2020 yang sebesar Rp 63,51 triliun. Adapun program yang akan didukung anggaran kesehatan antara lain pengadaan dan operasional vaksin Covid-19, sarana prasarana dan alat kesehatan, biaya klaim perawatan, insentif tenaga kesehatan dan santunan kematian, serta bantuan iuran BPJS Kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.