IHSG dan Rupiah Diprediksi Kompak Melemah pada Hari Ini, Apa Sebabnya?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Selasa, 26 Januari 2021.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 6.211,3
    atau turun 47,1 poin (0,75 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.258,5.

    Sebanyak 68 saham melaju di zona hijau dan 207 saham di zona merah. Sedangkan 158 saham lainnya stagnan.

    Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan potensi tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir.

    "Jika support level terdekat tidak dapat dipertahankan maka IHSG masih berpotensi terkoreksi hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam keterangan tertulis.

    Ia menyatakan masih tercatatnya capital inflow secara year to date hingga saat ini masih menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. "Sehingga jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.