Batam Gelar Lomba Golf, Sandiaga Harap Seiring dengan Vaksin Tahap 1 Rampung

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Sandiaga Uno menunjukkan dokumen persyaratan kesehatan kepada petugas KKP Kelas I Denpasar saat tiba di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Dalam kunjungan tersebut, Menparekraf meninjau dan memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 bagi para wisatawan yang tiba di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    Menparekraf Sandiaga Uno menunjukkan dokumen persyaratan kesehatan kepada petugas KKP Kelas I Denpasar saat tiba di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Dalam kunjungan tersebut, Menparekraf meninjau dan memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 bagi para wisatawan yang tiba di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Kota Batam akan menggelar kompetisi golf bertajuk "International Batam Golf Championship Series 2021" mulai Maret mendatang. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan perhelatan ini memiliki potensi besar bagi pertumbuhan pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism.

    Kompetisi tersebut juga diharapkan bisa dihadiri oleh wisatawan asing selain ASEAN. Karena itu, Sandiaga berharap vaksinasi Covid-19 tahap pertama segera kelar agar pintu gerbang bagi wisman kembali terbuka.

    "Bulan Maret ini kita harapkan tahapan pertama vaksin sudah selesai dan kondisi sudah memungkinkan bisa ada penambahan jumlah kegiatan," kata Sandiaga dalam keterangannya, Ahad, 24 Januari 2021.

    Pergelaran agenda internasional, kata Sandiaga, berpeluang mendorong terbukanya lapangan pekerjaan dan usaha serta meningkatkan devisa. Khusus golf, Kementerian menghitung rata-rata spending pengeluaran wisman mencapai US$ 5.000-6.000.

    Acara golf yang mendatangkan potensi devisa dinilai sejalan dengan pengembangan pariwisata ke depan. Sandiaga menyebut arah pengembangan pariwisata pada masa mendatang ialah pariwisata  berkualitas dan berkelanjutan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.