Akan Laporkan ke Menkes Soal Bintan, Sandiaga Uno: Kita Gercep dan Gaspol

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Rapat tersebut beragendakan perkenalan Menparekraf yang baru dan membahas penyampaian program-program nggulan Kemenparekraf. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. Rapat tersebut beragendakan perkenalan Menparekraf yang baru dan membahas penyampaian program-program nggulan Kemenparekraf. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Bintan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di Bintan sebagai salah satu yang terbaik.

    "Saya mengapresiasi sejak di pelabuhan hingga sekarang (di kawasan wisata). Ini salah satu yang terbaik," kata Menteri saat berkunjung ke Bintan, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Menteri memuji Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

    Ia mengatakan akan melaporkan kondisi tersebut kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar daerah pariwisata itu bisa segera dibuka. "Kita gercep (gerak cepat), gerber, dan gaspol," kata dia.

    Sandiaga mengatakan akan bergerak cepat, bergerak bersama-sama, memanfaatkan semua potensi untuk membangkitkan dan mempertahankan industri pariwisata di Bintan.

    Karena, menurut dia, banyak masyarakat yang menggantungkan penghasilannya dari sektor pariwisata di kabupaten itu. "Jangan sampai ada pegawai yang kehilangan pekerjaan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.