Usai Gempa Sulut, Pertamina: Listrik dari Lapangan Panas Bumi Lahendong Aman

Peta lokasi gempa malam ini di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Foto/Twitter/InfoBMKG

TEMPO.CO, Jakarta - General Manager PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong Chris Toffel A.E.P memastikan fasilitas pembangkit listrik aman usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 pada Kamis lalu. Gempa tersebut terjadi di lautan utara pulau Sulawesi Utara. 

Mengutip keterangan BMKG, titik episentrum gempa berjarak sekitar 478,89 km dari ibu kota Sulawesi Utara, Manado dan berjarak sekitar 465 kilometer dari Ternate, Maluku Utara. Gempa tersebut dirasakan warga di Kota Manado, Minahasa, Sangihe, Talaud, Bitung, Tomohon, dan Bolaang Mongondow Selatan.

PGE Area Lahendong yang beroperasi di wilayah Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa - Sulawesi Utara termasuk pada wilayah yang merasakan gempa tersebut.

Chris menjelaskan, setelah gempa, langsung dilakukan monitoring terhadap seluruh fasilitas produksi dan penunjang yang dikelola terkait pembangkitan listrik. "Setelah itu dapat kami pastikan seluruhnya dalam kondisi aman dan andal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Januari 2021.

Pembangkitan listrik yang dilakukan oleh PGE Area Lahendong dari energi panas bumi, menurut Chris, merupakan salah satu tulang punggung dalam suplai listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Saat ini, dari lapangan uap panas bumi dan PLTP PGE Area Lahendong mampu menghasilkan listrik sebesar 120 MW yang berkontribusi sekitar 25-30 persen dari kebutuhan listrik masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, perusahaan tetap bekerja optimal dalam menjaga kehandalan operasional pasokan uap dan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo. "Sehingga puji syukur kami sampaikan pasokan listrik dari PGE Area Lahendong kami pastikan aman pasca gempa sulut tadi malam,” kata Chris.

Baca: Gempa 7,1 Magnitudo di Sulawesi Utara, Kemenhub Cek Kondisi 3 Bandara






Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

3 jam lalu

Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

BMKG sebut jenis gempa seperti yang menggoyang Jember hari ini berpotensi menimbulkan tsunami.


Info Gempa Terkini BMKG: Setelah Jember lalu Gorontalo

8 jam lalu

Info Gempa Terkini BMKG: Setelah Jember lalu Gorontalo

BMKG masih merekam gempa susulan di Cianjur.


Benarkah Banyak Bencana Alam di Indonesia Terjadi saat Akhir Tahun?

8 jam lalu

Benarkah Banyak Bencana Alam di Indonesia Terjadi saat Akhir Tahun?

Berdasarkan catatan dari BNPB, klaim bahwa banyak bencana terjadi pada akhir tahun di Indonesia tidak sepenuhnya benar.


Gempa M6,0 Menggoyang Jember: Pemicu, Peta Guncangan, dan Susulan

8 jam lalu

Gempa M6,0 Menggoyang Jember: Pemicu, Peta Guncangan, dan Susulan

Gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,0--diperbarui dari info awal M6,2--mengguncang Jember, Jawa Timur, pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 13.07 WIB.


Begini Cara Kerja Seismograf, Alat Pendeteksi dan Pengukur Kekuatan Gempa Bumi

9 jam lalu

Begini Cara Kerja Seismograf, Alat Pendeteksi dan Pengukur Kekuatan Gempa Bumi

Seismograf merupakan alat pendeteksi sekaligus pengukur kekuatan gempa bumi dalam skala magnitudo.


Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Barat Daya Jember

11 jam lalu

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Barat Daya Jember

Gempa tersebut terjadi siang ini sekitar pukul 13.07 WIB.


Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

16 jam lalu

Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

Fraksi PSI DPRD DKI mempertemukan warga dengan PT Pertamina hari ini. Mediasi tersebut untuk memperjelas status tanah di Jalan Pengadegan, Pancoran


RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

16 jam lalu

RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

Kebijakan pembatasan harga sejatinya tak menutup kesempatan Indonesia mengimpor minyak Rusia.


KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

1 hari lalu

KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

KPK menyatakan telah menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi LNG Pertamina.


Pemerintah Bangun 200 Rumah Tahan Gempa di Cianjur untuk Tahap Pertama

1 hari lalu

Pemerintah Bangun 200 Rumah Tahan Gempa di Cianjur untuk Tahap Pertama

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa.