Usai Gempa 7,1 Magnitudo, 4 Bandara di Sulawesi Utara Dipastikan Aman

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Sam Ratulangi, Manado. samratulangi-airport.com

    Bandara Sam Ratulangi, Manado. samratulangi-airport.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Manadi Marulitua Edison memastikan empat bandara di Sulawesi Utara tak mengalami kerusakan usai gempa sebesar 7,1 magnitudo mengguncang daerah itu pada Kamis petang, 21 Januari 2021. Keempat bandara tersebut adalah Bandara Sam Ratulangi di Manado, Bandara Miangas dan Bandara Melonguane di Kabupaten Talaud, serta Bandara Naha di Kabupaten Sangihe.

    “Kondisi sarana dan prasarana bandar udara dalam keadaan baik,” ujar Edison saat dihubungi, Jumat, 22 Januari 2021.

    Meski demikian, pihak bandara masih akan mengecek lebih lanjut kondisi fisik di satu bandara yang paling dekat dengan titik gempa, yakni Bandara Miangas. Edison memastikan penerbangan di masing-masing bandara saat ini berjalan normal.

    Gempa mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis petang, 21 Januari 2021, pukul 19.23 WIB. Titik gempa terletak di koordinat 4,94 Lintang Utara dan 127,44 Bujur Timur. Sumber gempa berjarak 132 kilometer ke arah timur laut Kota Melonguane dengan kedalaman 119 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    Sesaat setelah gempa terjadi, penerbangan di Bandara Sam Ratulangi dilaporkan tidak terganggu. “Terakhir penebangan Garuda Indonesia GA 606 rute CGK (Jakarta) ke MDC (Manado) jam 21.00 WITA mendarat dengan normal,” tutur Edison.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.