Akan Digabung dengan Pegadaian dan PNM dalam Holding BUMN, Ini Respons Bos BRI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Bank BRI, Sunarso.

    Direktur Utama Bank BRI, Sunarso.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, Sunarso menyatakan pihaknya akan mengikuti arahan pemegang saham terkait dengan rencana pembentukan holding atau induk usaha BUMN untuk pembiayaan usaha ultra mikro (UMi) serta UMKM.

    Adapun pembentukan holding BUMN untuk UMi dan UMKM tersebut rencananya akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan PT Pegadaian (Persero).

    Sunarso menjelaskan, rencana pembentukan holding ultra mikro merupakan domain pemegang saham. Dengen begitu, perseroan menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham terkait rencana tersebut.

    "Kami para pihak yang akan di-holding-kan. Sehingga jawabannya diserahkan kepada pemegang saham. Dan kami akan mengikuti arahan pemegang saham," kata Sunarso, Kamis, 21 Januari 2021. 

    Lebih jauh Sunarso menyebutkan perseroan akan terus memacu kemampuan untuk menumbuhkan kredit dalam rangka membangkitkan UMKM agar dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. BRI mematok target pertumbuhan kredit tahun ini sekitar 6 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.