Harapan Komunitas Driver Soal Merger Gojek dan Tokopedia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Tokopedia dan Gojek.

    Logo Tokopedia dan Gojek.

    TEMPO.CO, Jakarta - Para mitra pengemudi Gojek menanti realisasi rencana merger Gojek dan Tokopedia. Bergabungnya dua startup besar ini disinyalir dapat menaikkan frekuensi order dan menambah penghasilan para mitra di tengah pandemi Covid-19.

    Ketua Umum Komunitas Driver Gojek Garuda Sakti Theresia I. Prismiar mengatakan jika merger terjadi, jutaan mitra pengemudi akan mendapatkan peluang tambahan pendapatan lewat layanan pengantaran instan/hari yang sama (same day delivery) di platform Tokopedia.

    "Otomatis orderan makin banyak yang masuk, kami bisa memilih varian orderan mana yang akan kita ambil. Selain orderan GoSend dari pengguna aplikasi Gojek, kami juga bisa ambil orderan dari pengguna aplikasi Tokopedia yang delivery-nya pakai GoSend," ujar Theresia dalam siaran pers yang dikutip, Kamis, 21 Januari 2021.

    Menurut Theresia, kolaborasi Gojek dan Tokopedia juga bisa melahirkan inovasi baru di bidang logistik yang membuat konsumen semakin senang berbelanja. Tentunya hal ini akan berdampak positif pada peluang pendapatan mitra driver.

    Harapan serupa diungkapkan Irwanto, Ketua Umum Komunitas Driver Gojek Korwil Utara.

    "Saya lihat kondisi pandemi gini kan orderan sepi. Kalau dua raksasa ini digabung, bisa jadi lebih besar. Gojek kan fokus di layanan pengantaran, sementara Tokopedia e-commerce yang menjual banyak barang. Ini bisa berdampak baik ke pendapatan driver," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.