Pasca Pelantikan Joe Biden, BI Perkirakan USD 19,1 M Modal Asing Masuk Indonesia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menyaksikan kembang api dari Gedung Putih setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46  pada 20 Januari 2021. Saat pelantikan Joe Biden bersumpah untuk

    Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menyaksikan kembang api dari Gedung Putih setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46 pada 20 Januari 2021. Saat pelantikan Joe Biden bersumpah untuk "melestarikan, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat." REUTERS/Tom Brenner

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portfolio ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia meningkat pasca pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat.

    "Kami perkirakan untuk Indonesia insya Allah tahun ini aliran modal asing investasi portfolio ke Indonesia akan meningkat menjadi sebesar US$ 19,1 miliar," kata Perry dalam konferensi pers virtual usai Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis, 21 Januari 2021.

    Jumlah itu lebih tinggi dari tahun lalu yang sekitar US$ 11 miliar. Dia yakin Indonesia termasuk salah satu negara yang menjadi tujuan utama dari investasi portofolio dari global.

    Dia menuturkan pernyataan-pernyataan Biden yang diamati sangat menyejukkan, seperti upaya percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi di AS termasuk juga kenaikan ekspansi fiskal oleh pemerintah AS.

    Dia berharap hal itu dapat mendukung pemulihan ekonomi di AS berlanjut. "Kami juga cermati statement Joe Biden, kondisi pasar keuangan global semakin positif," ujarnya.

    Padahal, kata dia, sebelumnya terdapat peningkatan jangka pendek mengenai tekanan global.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?