PPKM Diperpanjang, Bisnis Pariwisata, Restoran, dan Mal Diprediksi Kian Terpukul

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kawasan wisata Jalan Legian tampak sepi saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kuta, Badung, Bali, Selasa 12 Januari 2021. Seluruh kegiatan usaha di kawasan tersebut dibatasi operasionalnya hingga pukul 21.00 WITA saat penerapan kebijakan PPKM sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Suasana kawasan wisata Jalan Legian tampak sepi saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kuta, Badung, Bali, Selasa 12 Januari 2021. Seluruh kegiatan usaha di kawasan tersebut dibatasi operasionalnya hingga pukul 21.00 WITA saat penerapan kebijakan PPKM sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara, memprediksi perpanjangan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Pulau Jawa dan Bali akan menurunkan optimisme pengusaha domestik. Ia memperkirakan pengusaha bakal kembali menahan rencana bisnisnya pada awal tahun.

    “Tentu ini menurunkan tingkat produksi industri manufaktur yang sebelumnya pada November-Desember sudah mulai bergeliat karena vaksinasi. Yang domestik ini yang paling terpukul,” ujar Bhima saat dihubungi pada Kamis, 21 Januari 2021.

    Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM Jawa-Bali mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kamis, 21 Januari 2021.

    Bhima menyebut pukulan terberat akan dirasakan pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata, makanan dan minuman, hiburan, hingga retail. Musababnya, selama PPKM, pemerintah membatasi jam operasional pusat perbelanjaan atau mal hingga pukul 19.00 dan mengurangi kapasitas kafe serta restoran menjadi hanya 25 persen.

    Dengan demikian, kata peneliti Indef tersebut, gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK tak terelakkan. Pengusaha yang semula memiliki rencana untuk mengaktifkan kembali karyawan-karyawannya yang dirumahkan pun terpaksa menangguhkan keputusannya.

    Untuk menekan dampak perpanjangan PPKM terhadap dunia usaha, Bhima meminta pemerintah memperlebar jangkauan stimulusnya, terutama terhadap sektor pariwisata dan UMKM, dalam bentuk bantuan tunai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.