Jokowi Yakin Ekonomi Bakal Segera Pulih: Batu Bara, CPO, Karet, Naik Semua

Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi yakin perekonomian nasional dapat kembali bangkit dan pulih seperti sebelum pandemi Covid-19. Menurut dia, sejumlah tanda perbaikan ekonomi sudah mulai tampak. 

Ia mencontohkan indeks kepercayaan konsumen kini di angka 92. Selain itu purchasing manager index di angka 51,3 atau hampir mencapai angka normal sebelum pandemi. Ditambah lagi dengan tren kenaikan harga komoditas belakangan ini.

"Ini juga akan membantu kita dalam pemulihan ekonomi. Baik itu yang namanya batu bara, baik yang CPO, baik yang namanya karet, naik semuanya,” kata Jokowi dalam acara 11th Kompas100 CEO Forum, dikutip dari YouTube Harian Kompas, Kamis, 21 Januari 2021.

Dalam pandangannya, dalam jangka menengah, new normal akan mempengaruhi seluruh pola kehidupan masyarakat dan struktur ekonomi bakal pulih di masa mendatang seiring pandemi Covid-19 yang sudah berhasil dikendalikan.

Kepala Negara menegaskan protokol kesehatan akan tetap diberlakukan di semua sendi kehidupan termasuk dalam kegiatan ekonomi. “Entah itu makan di restoran pasti nanti ada protokol barunya, naik pesawat, naik transportasi pasti ada protokolnya, kerja di pabrik pasti ada nanti ada protokolnya untuk menjaga kesehatan kita semuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan beberapa industri yang tetap bertahan di masa pandemi ini seperti industri pangan, farmasi dan rumah sakit, teknologi, jasa keuangan, dan pendidikan.

Untuk industri pangan, dia menggarisbawahi tentang komoditas yang masih mengandalkan impor. Menurutnya, substitusi produk pangan yang masih diimpor tersebut harus segera diselesaikan. “Urusan gula yang masih impor jutaan padahal kita memiliki lahan, kita memiliki resource semuanya. Kedelai, kita juga memiliki lahan yang sangat luas,” kata Jokowi.

BISNIS

Baca: Jokowi Sebut 5 Bisnis yang Bertahan dan Potensial di Masa Pandemi, Apa Saja?






BBM Impor, Mendag Minta Subsidi Langsung Agar APBN Tak Bengkak hingga Rp600 Triliun

4 jam lalu

BBM Impor, Mendag Minta Subsidi Langsung Agar APBN Tak Bengkak hingga Rp600 Triliun

Mendag Zulkifli Hasan memastikan beban subsidi BBM akan terus membengkak dalam APBN jika pengendalian penyalurannya tak diubah.


Timnas U-16 Diundang Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

6 jam lalu

Timnas U-16 Diundang Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

Zainudin berharap setelah bertemu Jokowi, para pemain Timnas U-16 bakal semakin kompak dan bersemangat.


Menteri Jokowi Bermanuver Jelang Pilpres 2024, PDIP: Membiarkan Jangan Dianggap Dukungan

7 jam lalu

Menteri Jokowi Bermanuver Jelang Pilpres 2024, PDIP: Membiarkan Jangan Dianggap Dukungan

Menurut Basarah, para menteri Jokowi yang bakal maju Pilpres 2024 seyogyanya melapor dan minta restu kepada presiden


PM Modi Targetkan India jadi Negara Maju dalam 25 Tahun

8 jam lalu

PM Modi Targetkan India jadi Negara Maju dalam 25 Tahun

Menurut Perdana Menteri India, gol untuk jadi negara maju akan dicapai dengan kebijakan yang mendukung produksi dalam negeri di sektor energi, pertahanan, dan teknologi digital.


Jokowi Kukuhkan Paskibraka 17 Agustus di Istana Merdeka

9 jam lalu

Jokowi Kukuhkan Paskibraka 17 Agustus di Istana Merdeka

Presiden Jokowi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat sore ini. .


Jokowi Klaim RI Tak Lagi Impor Beras tapi BPS Masih Mencatat, Ini Penjelasannya

9 jam lalu

Jokowi Klaim RI Tak Lagi Impor Beras tapi BPS Masih Mencatat, Ini Penjelasannya

Persoalan data impor beras kembali mencuat setelah Presiden Jokowi mengatakan Indonesia sudah tidak lagi pernah impor beras sejak 3 tahun terakhir.


BPS: Impor Indonesia Naik Jadi USD 21,35 Miliar pada Juli 2022

10 jam lalu

BPS: Impor Indonesia Naik Jadi USD 21,35 Miliar pada Juli 2022

Badan Pusat Statistik mencatat nilai impor Indonesia pada Juli 2022 mencapai US$ 21,35 miliar.


BPS: Neraca Perdagangan Surplus USD 4,23 Miliar, Tren 27 Bulan Berturut-turut

12 jam lalu

BPS: Neraca Perdagangan Surplus USD 4,23 Miliar, Tren 27 Bulan Berturut-turut

Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat neraca perdagangan barang Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$ 4,23 miliar pada Juli 2022.


Terpopuler Bisnis: Klaim Dampak Ekonomi IKN ke Warga Lokal, Stok Beras 2 Tahun Sebelum Ekspor

19 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Klaim Dampak Ekonomi IKN ke Warga Lokal, Stok Beras 2 Tahun Sebelum Ekspor

Bank Indonesia menyebut dampak pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dirasakan warga setempat.


Airlangga Hartarto Klaim KIB Paling Tahu Keberlanjutan Ekonomi Pasca-Jokowi

1 hari lalu

Airlangga Hartarto Klaim KIB Paling Tahu Keberlanjutan Ekonomi Pasca-Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan hanya KIB yang paling paham soal keberlanjutan ekonomi pasca-Presiden Joko Widodo.