Mentan Klaim Stok Daging Sapi dan Kerbau Aman, Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

    Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan stok daging sapi dan kerbau di pasar aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia mengimbau masyarakat tak khawatir.

    "Jika kenaikan harga terjadi, Kementan siap koordinasi dengan Kemendag untuk mengontrolnya," tutur Syahrul dalam keterangannya, Kamis, 21 Januari 2021.

    Sejumlah pedagang daging sapi di Jabodetabek sebelumnya berencana melakukan aksi mogok selama tiga hari. Mengacu pada surat edaran Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021,rencana mogok berjualan dipicu oleh tingginya harga daging di pasaran sejak awal 2021.

    Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertaniam Fadjar Sumping Tjatur Rasa mengatakan kebutuhan daging sapi dan kerbau pada 2021 memang meningkat menjadi 696.956 ton. Namun, naiknya kebutuhan masyarakat itu diimbangi dengan peningkatan produksi dan impor.

    Saat ini, ia mencatat produksi daging dalam negeri menjadi 425.978 ton. Di samping stok dari produksi dalam negeri, kebutuhan juga ditopang oleh stok impor daging bakalan setara daging dari 2020 sebesar 47.836 ton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.