Menjelang Pelantikan Joe Biden, Harga Minyak Menguat ke USD 55,9 per Barel

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Harga Minyak Mentah. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi Harga Minyak Mentah. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, JakartaHarga minyak dunia pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB naik seiring dengan pasar saham AS. Kenaikan harga komoditas tersebut terjadi menjelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat.

    Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret menguat US$ 1,15 atau 2,1 persen. Dengan begitu, harga emas hitam ini bertahan di level US$ 55,9 per barel.

    Adapun minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari naik 62 sen atau 1,2 persen, menjadi ditutup di US$ 52,98 per barel. Kontrak berjangka WTI Februari bulan depan berakhir pada Rabu waktu AS.

    Pasar minyak diliputi optimisme akan ada lebih banyak dana stimulus dari pemerintahan baru AS yang pada akhirnya akan mengangkat pertumbuhan ekonomi global.

    Indeks-indeks utama Wall Street pun menguat setelah pendapatan positif dari bank-bank besar AS dan komentar dari calon Menteri Keuangan AS Janet Yellen menjelang pelantikan Biden pada Rabu waktu setempat.

    Sebelumnya Yellen mendesak anggota parlemen untuk mendorong paket bantuan virus corona berikutnya. Ia menyebutkan bahwa manfaat paket tersebut lebih besar daripada biaya beban utang yang lebih tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.