Menteri BUMN Tunjuk Wakapolri Gatot Eddy Pramono Jabat Komisaris Pindad

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bandung -Menteri BUMN dalam Surat Keputusannya selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merombak jajaran direksi dan komisaris PT Pindad. Salah satu keputusannya menunjuk Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menjadi Wakil Komisaris Utama PT Pindad.

    Dikutip dari rilis Pindad, Selasa, 19 Januari 2021, Kementerian BUMN menggelar RUPS PT Pindad. RUPS yang digelar daring dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pertahanan dan Manufaktur Kementerian BUMN Liliek Mayasari, Asisten Deputi Bidang Manajemen SDM Kementerian BUMN Andus Winarno, serta dihadiri direksi dan komisaris PT Pindad.

    Dua Surat Keputusan Menteri BUMN diserahkan dalam RUPS PT Pindad yang digelar Senin, 18 Januari 2021. Masing-masing berisi pengangkatan dan pemberhentian jajaran komisaris dan direksi PT Pindad.

    Surat Keputusan Menteri BUMN nomor SK-16/MBU/01/2021 berisi keputusan tentang pemberhentian dan pengangkatan jajaran direksi PT Pindad. Lewat surat tersebut, Menteri BUMN memberhentikan Heru Puryanto sebagai Direktur Bisnis Produk Industrial, Heri Heriswan sebagai Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan, serta Rizka A Putranto sebagai Direktur Strategi Bisnis. Selanjutnya mengangkat anggota direksi baru yakni Wijil Jadmiko Budi sebagai Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan, Suharyono sebagai Direktur Bisnis Produk Industrial, dan Syaifudin sebagai Direktur Strategi Bisnis.

    Selanjutnya Surat Keputusan Menteri BUMN nomor SK-17/MBU/01/2021 berisi perombakan jajaran komisaris PT Pindad. Menteri BUMN memberhentikan Mayjen TNI (Purnawirawan) Sumardi sebagai Wakil Komisaris Utama, serta Nurdin, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono, Mayjen TNI (Purnawiran) Endang Sodik sebagai Komisaris.

    Menteri BUMN menetapkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Komisaris Utama, Jaleswari Pramodharwardani sebagai Komisaris, serta tiga komisaris Independen yakni Mayjen TNI (Purnawirawan) Sakkan Tampubolon, Alexandra Retno Wulan, serta Arlan Septia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.