Sri Mulyani Cerita Banyak Negara Miskin Sulit Lakukan Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan banyak negara miskin belum bisa mengumumkan rencana vaksinasi Covid-19 di negaranya masing-masing.

    "Karena kemungkinan mendapatkan akses vaksinnya juga sangat sulit karena keterbatasan dana yang mereka miliki," ujar dia dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah, Selasa, 19 Januari 2021.

    Karena itu, dia menilai Indonesia beruntung bisa mengamankan sejumlah vaksin yang dibutuhkan untuk bisa mencapai herd immunity di tengah pandemi Covid-19.

    Namun, ia mengatakan kalau kasus Covid-19 di dunia belum bisa tuntas, maka akan selalu terjadi kemungkinan penularan. "Ini menjadi tantangan dunia bersama."

    Saat ini, berbagai negara sudah mengumumkan, bahkan memulai program vaksinasi Covid-19. Beberapa negara yang sudah memulai vaksinasi antara lain Amerika Serikat dengan target 331 juta penduduk sejak Desember lalu.

    Selain itu, Inggris menargetkan vaksinasi 67,9 juta penduduk dan dilakukan secara gratis mulai Desember yang lalu. Berikutnya, Prancis 65,3 juta penduduk akan mendapatkan vaksinasi secara gratis, Malaysia 32,4 juta penduduk juga vaksinasi secara gratis dimulai Februari 2021. Vaksinasi di Malaysia juga dimungkinkan termasuk untuk permanent resident.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.