Bos BRI Yakin Bisa Kucurkan Kredit Rp 1.000 Triliun, Begini Perhitungannya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Bank BRI Sunarso, Bank BRIbertekad melayani masyarakat sebanyak-banyaknya dengan biaya seefisien mungkin melalui gosmaller, go shorter dan go faster.

    Direktur Utama Bank BRI Sunarso, Bank BRIbertekad melayani masyarakat sebanyak-banyaknya dengan biaya seefisien mungkin melalui gosmaller, go shorter dan go faster.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, Sunarso yakin total kredit yang akan disalurkan pihaknya pada tahun ini bisa mencapai Rp 1.000 triliun. Hal ini di antaranya didasarkan pada pengalaman BRI memiliki aset Rp 1.000 triliun pada akhir Desember 2016 lalu. 

    "Saya jadi ingat waktu ingin aset kami (tembus) Rp 1.000 triliun. Waktu itu aset Rp 1.003 triliun (tercapai) pada Desember 2016. Dan sekarang mungkin untuk menembus kredit menjadi Rp 1.000 triliun, kami akan usahakan dengan analisa yang rasional," katanya, Senin, 18 Januari 2021. 

    Sunarso menjelaskan, kredit yang digelontorkan BRI hingga akhir tahun lalu sebesar Rp 880 triliun. Artinya, perlu tambahan kredit Rp 120 triliun agar dapat mencapai Rp 1.000 triliun.

    Adapun pada tahun 2021 ini, BRI mendapatkan tugas penyaluran KUR sebesar Rp 152 triliun. Dengan plafon KUR yang tercapai dan setelah dikurangi pelunasan, Sunarso yakin penyaluran KUR itu dapat menyumbang Rp 50 triliun kepada total kredit tahun ini.

    Sementara, sisanya akan didukung dari bisnis model lain yang sedang dikembangkan, serta segmen korporasi yang tetap tumbuh. Dengan perhitungan tersebut, Sunarso menyebut tetap peluang total kredit tembus Rp 1.000 triliun meski dengan usaha yang luar biasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.