AP II Pastikan Karyawannya Tak Terlibat Sindikat Pemalsu Surat Hasil Tes Covid

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri) didampingi Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kiri) meninjau langsung arus balik libur panjang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 1 November 2020. Menhub memberikan apresiasi kepada Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Soekarno Hatta dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta dan pihak terkait dalam melayani penumpang pesawat saat libur panjang di masa pandemi COVID-19.  ANTARA/Muhammad Iqbal/aww.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri) didampingi Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kiri) meninjau langsung arus balik libur panjang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 1 November 2020. Menhub memberikan apresiasi kepada Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Soekarno Hatta dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta dan pihak terkait dalam melayani penumpang pesawat saat libur panjang di masa pandemi COVID-19. ANTARA/Muhammad Iqbal/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta yang telah membongkar sindikat pemalsu surat keterangan hasil tes Covid-19.

    Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan Angkasa Pura II mendukung penuh Polres Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan rasa aman kepada para penumpang pesawat, yang diantaranya direlisasikan dengan memberantas sindikat surat palsu hasil tes COVID-19. 

    “Kami mengecam pemalsuan surat tes COVID-19 ini. kami pastikan juga bahwa tidak ada karyawan AP II yang menjadi oknum atau bergabung di sindikat ini,” ujar Agus Haryadi dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Januari 2021.

    Agus Haryadi menuturkan Polres Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu unsur yang memperkuat aspek keamanan di Bandara Soekarno-Hatta untuk memberantas tindakan yang dapat merugikan bagi penumpang pesawat dan pengunjung bandara.

    "Dengan mengungkap sindikat pemalsu surat keterangan tes COVID-19, Polres Bandara Soekarno-Hatta, beserta stakeholder lainnya, telah melakukan tindakan nyata untuk mendukung tujuan bersama yakni penerbangan sehat di Bandara Soekarno-Hatta,” tutur Agus.

    Agus Haryadi menuturkan surat keterangan hasil tes COVID-19 harus dimiliki oleh calon penumpang pesawat setelah benar-benar melakukan tes COVID-19 di fasilitas kesehatan, dan setibanya di Bandara Soekarno-Hatta surat keterangan tersebut akan divalidasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.