Cerita Luhut Soal Pemilihan CEO LPI yang Akan Diumumkan Jokowi Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority sangat fundamental bagi perekonomian Indonesia.

    Melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pemerintah tengah merampungkan aturan turunan soal SWF. Beleid tersebut ditarget rampung Februari mendatang.

    “CEO [chief executive officer] SWF akan diumumkan Presiden Joko Widodo minggu depan,” kata Luhut melalui diskusi virtual, Jumat, 15 Januari 2021.

    Luhut menjelaskan bahwa CEO Lembaga Pengelola Investasi bukan orang biasa. Dia telah melalui berbagai penilaian yang dilakukan pemerintah.

    Pemilihan pun diakui Luhut dilakukan secara terbuka dan dikonsultasikan dengan lima besar institusi penasehat SWF. Tiga di antaranya adalah United States International Development Finance Corporation, Abu Dhabi Investment Authority, dan Japan Bank for International Cooperation.

    “[Calon CEO SWF] diwawancara mereka sehingga kita dapat orang yang kredibel untuk lakukan tugas ini,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?