Rekam Jejak Bos KFC Ricardo Gelael yang Pestanya jadi Sorotan Publik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anya Geraldine mengunggah foto saat menghadiri pesta ulang tahun Ricardo Gelael. Instagram/@anyageraldine

    Anya Geraldine mengunggah foto saat menghadiri pesta ulang tahun Ricardo Gelael. Instagram/@anyageraldine

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesta ulang tahun konglomerat Ricardo Gelael yang digelar pada Rabu lalu, 13 Januari 2021 berkembang viral. Publik menyoroti acara tersebut setelah foto sejumlah tamu di acara tersebut yang merupakan selebritas tak mengenakan masker dan menjalankan protokol kesehatan ketat. 

    Salah satunya adalah Raffi Ahmad yang tampak tak mengenakan masker kurang dari 24 jam setelah disuntik vaksin Covid-19. Hal ini terlihat dari fotonya yang tersebar luas dan ramai dibicarakan warganet. 

    Bukan hanya Raffi, Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga dikritik netizen. Ahok, diketahui sempat bernyanyi dengan Once tanpa mengenakan masker dalam acara yang sama.

    Walhasil, Ahok dan Raffi Ahmad masuk dalam daftar trending Twitter Indonesia kemarin. Tidak sedikit warganet yang meminta polisi keduanya mendapatkan perlakuan hukum yang sama dengan Rizieq Shihab karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

    Namun ada yang menilai bahwa dalam kasus Raffi dan Ahok seharusnya yang diproses secara hukum adalah penyelenggara. Dengan demikian akan setara dengan kasus yang Rizieq Shihab sebagai penyelenggara acara di tengah pandemi.

    Lalu seperti apa profil Ricardo Gelael yang diketahui sebagai penyelenggara acara yang kemudian heboh tersebut?  

    Ricardo Gelael dikenal sebagai pengusaha sekaligus pembalap. Ia adalah pemilik Gelael Supermarket dan PT Fast Food Indonesia Tbk. yang merupakan pemegang merek Kentucky Fried Chicken atau KFC di Indonesia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.