Bio Farma: Pengadaan Vaksin Pfizer Masih On Progress

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19. REUTERS/Johanna Geron

    Vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19. REUTERS/Johanna Geron

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara PT Bio Farma Persero Bambang Heriyanto mengatakan proses pengadaan vaksin Covid-19 dengan pihak Pfizer masih on progress sampai dengan saat ini. Belum ada target terkait waktu kedatangan vaksin Pfizer.

    Saat ini, lanjut Bambang, penandatanganan baru dilakukan dengan dua perusahaan penyedia vaksin, antara lain AstraZaneca sebanyak 50 juta dosis dan Novavac 50 juta dosis.

    "Pengadaan vaksin Pfizer masih on progress dan belum ada target akan didatangkan kapan. Sejauh ini yang sudah tandatangan baru AstraZaneca dan Novavac sebanyak 50 juta. Dari penyedia yang lain masih terus berproses," ujar Bambang kepada Bisnis, Rabu, 13 Januari 2021.

    Adapun, pembicaraan pengadaan dengan Pfizer berlangsung dengan skema government-to-business (G2B).

    Bio Farma mendapatkan mandat untuk melaksanakan pengadaan vaksin Covid-19 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

    Penugasan kepada PT Bio Farma juga dapat melibatkan anak perusahaan Farma, yaitu PT Kimia Farma Tbk dan PT Indonesia Farma Tbk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Risiko Terpapar Covid-19 Lebih Rendah Setelah Vaksinasi

    PDPI, Erlina Burhan, mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak berarti menjamin kekebalan sepenuhnya bagi para penerimanya.