Mendag Prediksi Harga Kedelai Terus Naik hingga Akhir Mei 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah menyelesaikan embuatan tempe di Komplek KOPTI Semanan, Kalideres, Jakarta, Kamis, 7 Januari 2021. Secara bersamaan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meluncurkan operasi pasar untuk menekan harga kedelai di pasaran yang saat ini mengalami kenaikan dan dalam operasi pasar ini, kedelai akan dijual ke pengrajin seharga Rp 8.500 per kilogram (kg) dan diupayakan bertahan selama 100 hari ke depan. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah menyelesaikan embuatan tempe di Komplek KOPTI Semanan, Kalideres, Jakarta, Kamis, 7 Januari 2021. Secara bersamaan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meluncurkan operasi pasar untuk menekan harga kedelai di pasaran yang saat ini mengalami kenaikan dan dalam operasi pasar ini, kedelai akan dijual ke pengrajin seharga Rp 8.500 per kilogram (kg) dan diupayakan bertahan selama 100 hari ke depan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memprediksi harga kedelai  terus berlanjut naik. Dia memperkirakan kenaikan akan terjadi hingga akhir Mei 2021.

    "Kami baru melihat bahwa karena hasil dari crop (panen) di 2021 dinyatakan baik dan Brazil akan kembali pada produksi, mungkin lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin, 11 Januari 2021.

    Dia berharap pada Juni 2021, harga kedelai sudah mulai membaik.

    "Dan selama harga landed cost kedelai di atas Rp 18 ribu, kami akan menjadi penengah antara pengrajin dan pasar untuk memberitahukan harga tahu tempe(secara ruti tiap bulan)," ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    Adapun dia menuturkan, kenaikan harga kedelai saat ini disebabkan beberapa hal, pertama karena gangguan cuaca El Nina di latin Amerika yang menyebabkan basah di Brazil dan Argentina. Kedua, diperparah dengan mogok kerja pegawai sektor distribusi di Argentina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.