Menkominfo Sebut Tak Gangguan Frekuensi Penerbangan pada Sriwijaya Air SJ182

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Dermaga JICT, Jakarta, Ahad, 10 Januari 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Dermaga JICT, Jakarta, Ahad, 10 Januari 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny G Plate memastikan tidak ada gangguan pada frekuensi penerbangan terkait dengan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di kawasan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

    Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kominfo menyatakan hasil monitor frekuensi marabahaya tidak ada gangguan yang merugikan atau no harmful interference. 

    “Frekuensi penerbangan dari tanggal 1 januari 2021 sampai dengan saat ini masih clear dan tidak ada gangguan yang merugikan,” ujar Johnny G Plate, seperti dilansir Bisnis, Ahad 10 Januari 2021. 

    Dia mengatakan bahwa Ditjen SDPPI melalui unit pelaksana teknis (UPT) telah melakukan posko bersama pihak Airnav selama Natal dan Tahun Baru, dengan melakukan prioritas monitoring pada penerbangan.

    Johnny juga mengemukakan bahwa sampai dengan saat ini UPT DKI Jakarta, Banten dan Pontianak masih memonitor frekuensi penerbangan dengan hasil monitor tidak ada gangguan frekuensi penerbangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.