Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak Angkut 56 Penumpang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Sriwijaya Air. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Pesawat Sriwijaya Air. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengkonfirmasi maskapai penerbangan Sriwijaya Air hilang kontak, Sabtu, 9 Januari 2021. Maskapai disinyalir mengangkut 56 penumpang.

    "Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta - Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," tutur Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu.

    Pesawat membawa 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak,3 bayi. Menurut informasi, maskapai dijadwalkan lepas landas pukul 13.25 WIB dan tiba di lokasi pukul 15.00 WIB. Namun pesawat mengalami delay keterlambatan. Sehingga, pesawat lepas landas pukul 14.14 WIB dan semestinya tiba pukul 15.50 WIB.

    Adita mengatakan saat ini Kementerian tengah menggelar investigasi dan berkoordinasi dengan BASARNAS dan KNKT terkait pesawat hilang tersebut. "Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Maskapai penerbangan Boeing 737-500 dengan nomor penerbangan SJ182 diduga terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Pontianak. Direktur Operasi Sriwijaya Didi iswandi mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan pelbagai pihak.

    "Saya belum bisa sampaikan, saya baru sampai di tempat (Bandara Soekarno-Hatta). Kami sedang koordinasi sebentar, nanti saya kabari," tutur Direktur Operasi Sriwijaya Didi iswandi kepada Tempo, Sabtu, 9 Januari 2021.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Maskapai Sriwijaya Rute Jakarta-Pontianak Diduga Hilang Kontak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.