Hary Tanoesoedibjo Pimpin Langsung MNCN, Infrastruktur Produksi Jadi Andalan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berada di dalam sebuah helikopter saat akan meninjau lokasi pembangunan sirkuit MotoGP dan F1 dari kantor Gubernur Sumsel di Palembang, Sumatera Selatan. twitter.com

    CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berada di dalam sebuah helikopter saat akan meninjau lokasi pembangunan sirkuit MotoGP dan F1 dari kantor Gubernur Sumsel di Palembang, Sumatera Selatan. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Taipan pemilik Grup MNC, Hary Tanoesoedibjo, akan memimpin langsung PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), baik secara de facto maupun de jure.

    "Sekarang saya Dirut MNCN, baik secara de facto maupun de jure. Saya harap 2021 ini kita bisa lebih baik lagi. Kita bergerak cepat dengan visi yang tepat," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Jumat, 8 Januari 2021.

    Sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perihal tidak boleh merangkap lebih dari dua posisi Dirut, maka setelah menjadi Dirut MNCN dan tetap menjadi Dirut PT Global Mediacom Tbk. (BMTR), Hary Tanoesoedibjo ke depan tak lagi menjadi Dirut PT MNC Land Tbk. (KPIG). Hary Tanoe akan menjabat sebagai Komisaris Utama lini properti Grup MNC tersebut.

    MNCN telah menyiapkan roadmap dan strategi menggenjot kinerja perseroan di 2021. Kekuatan infrastruktur produksi yang dimiliki diyakini mendorong perseroan jauh mengungguli kompetitornya.

    MNCN memiliki tiga bisnis utama dalam peningkatan pendapatan, yaitu 4 stasiun televisi nasional (free-to-air /FTA), produksi konten dan bisnis digital melalui aplikasi RCTI+, media sosial dan portal.

    Di bawah kepemimpinan Hary Tanoe selama ini, audience share dan rating media-media MNCN melesat berkali lipat. Rekor-rekor tertinggi diciptakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.