Harga Batu Bara Naik, Menteri ESDM: Indikasi Ekonomi Mulai Bangkit

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Arifin Tasrif seusai serah terima jabatan, Rabu, 23 Oktober 2019. (TEMPO/Eko Wahyudi)

    Menteri ESDM Arifin Tasrif seusai serah terima jabatan, Rabu, 23 Oktober 2019. (TEMPO/Eko Wahyudi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memandang kenaikan harga batu bara mencerminkan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Harga batu bara acuan atau HBA pada Januari 2021 naik menjadi 75,84 per ton.

    “Indikasi ekonomi mulai bangkit. Jadi akan kami pelajari,” ujar Arifin saat konferensi pers secara virtual, Kamis, 7 Januari 2021.

    Peningkatan harga batu bara terjadi dalam tiga bulan terakhir. Sejak Oktober, harga komoditas telah menyentuh US$ 51 per ton sedangkan pada November merangkak menjadi US$ 55,71 per ton. Pada Desember, harga batu bara menjadi US$ 59,65 per ton.

    Harga batu bara pada kuartal terakhir 2020 lebih baik ketimbang kuartal kedua dan ketiga. Sejak April lalu, harga batu bara acuan terus mengalami penurunan karena pandemi Covid-19 menjadi hanya US$ 65,77. Harga itu turun dari US$ 67,08 per ton.

    Kemudian berturut-turut pada Mei 2020 menjadi US$ 61,11; pada Juni menjadi US$ 52,98; pada Juli menjadi US$ 52,16; dan pada Agustus menjadi US$ 50,34. Kemudian pada September, harga batu bara amblas paling dalam menyentuh US$ 49,42 per ton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.