Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Respons PSBB Jawa Bali Hingga Plafon KUR Rp 253 T

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait laporan APBN 2019 di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. Menkeu menyatakan realisasi APBN 2019 masih terarah dan terkendali meskipun terjadi defisit sebesar Rp353 triliun atau sebesar 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tempo/Tony Hartawan

    Menkeu Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait laporan APBN 2019 di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. Menkeu menyatakan realisasi APBN 2019 masih terarah dan terkendali meskipun terjadi defisit sebesar Rp353 triliun atau sebesar 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Rabu, 6 Januari 2021, dimulai dari respons Sri Mulyani akan rencana pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jawa-Bali untuk menekan penyebaran Covid-19.

    Selain itu, ada berita tentang syarat mendapatkan KUR di 3 bank BUMN dan Bali yang berencana mengekspor umbi porang 5.000 ton ke Cina tahun ini. Ada juga berita tentang jebloknya IHSG usai pemerintah mengumumkan pembatasan kegiatan di Jawa-Bali serta pembekuan rekening Grab Toko oleh BCA. 

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Rencana PSBB Jawa Bali, Sri Mulyani: Kalau Tidak Dilakukan, Malah Getting Worse

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rencana pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jawa-Bali (PSBB Jawa Bali) harus dilakukan. Meskipun, kebijakan tersebut berpotensi berdampak kepada turunnya perekonomian nasional.

    "Pasti ada dampaknya terhadap perekonomian. Namun kalau itu tidak dilakukan dan malah getting worse, perekonomian juga akan buruk. Jadi pilihannya tidak banyak," ujar Sri Mulyani dalam konferensi video, Rabu, 6 Januari 2020.

    Dampak PSBB terhadap perekonomian sudah pernah dirasakan pada tahun 2020. Pada Maret hingga Mei 2020, misalnya, Sri Mulyani mengatakan penerapan pembatasan ketat membuat ekonomi nasional turun. Begitu pula dengan pembatasan di DKI Jakarta pada September 2020 yang menyebabkan konsumsi melambat.

    "Jadi pasti (berdampak ke ekonomi). Kita tahu bahwa Covid-19 ini harus dikelola secara luar biasa, sehingga istilah gas dan rem itu menjadi sangat penting," kata Sri Mulyani.

    Baca selengkapnya mengenai PSBB Jawa Bali di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.