Donald Trump Larang Penggunaan Alipay dan WeChat Pay

Reporter

Alipay Wallet. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani larangan penggunaan delapan aplikasi software, termasuk Alipay milik Ant Group Co., di akhir jabatannya sebagai presiden.

Keputusan tersebut keluar sebagai langkah terakhir untuk melawan dominasi perusahaan teknologi Cina atas nama keamanan nasional. Tetapi, keputusan terakhir tetap berada di tangan Presiden AS terpilih Joe Biden ketika dia mulai menjabat sebagai Presiden AS.

Langkah AS ini sekaligus menjadi tekanan bagi pendiri Alibaba Group Holding Ltd. Jack Ma yang saat ini menghilang dari hadapan publik sejak Pemerintah Cina menghentikan IPO Ant dan melakukan investigasi terhadap perusahaannya dengan dugaan monopoli.

Perintah eksekutif ini akan dipimpin oleh Departemen Perdagangan AS yang nantinya membuat draf terkait aplikasi pembayaran mana saja yang dilarang. Selain Alipay, larangan ini juga akan berdampak kepada QQ Wallet dan WeChat Pay milik Tencent Holdings Ltd., CamScanner, SHAREit, VMate, dan WPS Office.

Aplikasi WeChat dan Alipay memiliki basis konsumen yang besar di Cina dan penggunanya di Amerika Serikat relatif tidak banyak.

Berdasarkan data SensorTower, aplikasi scanning CamScanner adalah aplikasi yang paling banyak diunduh pada 2020 di antara aplikasi yang dilarang tersebut, dengan jumlah install mencapai 4,4 juta.






Donald Trump Sesumbar Bisa Akhiri Perang Rusia Ukraina Jika Dia Presiden AS

7 jam lalu

Donald Trump Sesumbar Bisa Akhiri Perang Rusia Ukraina Jika Dia Presiden AS

Donald Trump mengaku bisa segera mengakhiri perang Rusia Ukraina dalam waktu 24 jam saja.


Republik Gusur Satu-satunya Perempuan Muslim dari Komite Elit DPR AS

1 hari lalu

Republik Gusur Satu-satunya Perempuan Muslim dari Komite Elit DPR AS

Partai Republik menyingkirkan satu-satunya anggota Kongres kelahiran Afrika dan satu-satunya perempuan Muslim di DPR AS, Ilhan Omar, dari komite elit


Diizinkan Kembali ke Facebook dan Instagram, Apa Kata Donald Trump?

9 hari lalu

Diizinkan Kembali ke Facebook dan Instagram, Apa Kata Donald Trump?

Meta menyatakan akan memulihkan akun Donald Trump dalam beberapa pekan ke depan. Akan blokir lagi jika ....


Meta Pulihkan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

9 hari lalu

Meta Pulihkan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

Belum jelas apakah Donald Trump akan memanfaatkan kembali dua platform besar itu.


Skandal Dokumen Rahasia, Biden di Kursi Panas?

11 hari lalu

Skandal Dokumen Rahasia, Biden di Kursi Panas?

Temuan ini bertepatan dengan momen dimana Biden bersiap untuk menyatakan apakah dia akan mencalonkan diri untuk periode kedua pada 2024.


Tuntut Hillary Clinton Tanpa Bukti, Trump dan Pengacaranya Didenda Rp14 M

14 hari lalu

Tuntut Hillary Clinton Tanpa Bukti, Trump dan Pengacaranya Didenda Rp14 M

Donald Trump dan pengacaranya dihukum denda Rp14 miliar karena tanpa bukti menuntut Hillary Clinton


Perusahaan Real Estate Donald Trump Dihukum Bayar Penalti Rp 24 M

21 hari lalu

Perusahaan Real Estate Donald Trump Dihukum Bayar Penalti Rp 24 M

Perusahaan real estate milik Donald Trump dijatuhkan hukuman karena terlibat dalam skema menipu otoritas pajak selama 15 tahun.


Jaksa Agung AS Selidiki Skandal Dokumen Rahasia Biden

22 hari lalu

Jaksa Agung AS Selidiki Skandal Dokumen Rahasia Biden

Jaksa Agung Amerika Serikat Merrick Garland mengumumkan penunjukan jaksa khusus untuk menyelidiki cara Presiden Joe Biden menangani dokumen rahasia


Skandal Dokumen Rahasia Biden, Berkas Kedua Ditemukan di Lokasi Terpisah

23 hari lalu

Skandal Dokumen Rahasia Biden, Berkas Kedua Ditemukan di Lokasi Terpisah

Dokumen rahasia pertama yang ditemukan di bekas kantor Biden adalah memo intel AS dan materi pengarahan tentang Ukraina, Iran, dan Inggris.


Kim Jong Un Singkirkan Eks Menlu Korut Penghubung dengan Trump, Dieksekusi?

29 hari lalu

Kim Jong Un Singkirkan Eks Menlu Korut Penghubung dengan Trump, Dieksekusi?

Kim Jong Un dilaporkan menyingkirkan mantan menteri luar negeri yang memainkan peran penting dalam pertemuan dengan Donald Trump