Ramadan dan Lebaran 2021 Diharapkan Jadi Momentum Pemulihan Industri Kemasan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kantung Plastik. shutterstock.com

    Ilustrasi Kantung Plastik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Industri plastik mulai bergegas menyiapkan pemenuhan order menghadapi momentum Ramadan dan Lebaran yang kurang lebih tinggal 100 hari lagi. Hal itu sejalan dengan industri makanan dan minuman yang saat ini mengklaim sudah banyak mendapat order dari retail modern untuk stok Ramadan dan Lebaran.

    Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiyono mengatakan saat ini industri memiliki kendala untuk bahan baku politeilena dan polipropilena yang terhambat akibat kelangkaan kontainer. Untuk itu, pemasok domestik sangat menjadi andalan.

    Kondisi di atas juga cukup menghambat kegiatan ekspor, bahkan sekitar 30 ribu bahan baku yang seharusnya dikirim ke luar negeri saat ini dalam posisi penjadwalan ulang. Namun, kemungkinan adanya pembatalan ekspor juga bisa terjadi jika permintaan domestik terus meningkat.

    "Memang jadinya sempat ngos-ngosan memenuhi permintaan seperti karung, kemarin, tetapi di dalam negeri sejauh ini masih bisa memenuhi apalagi kami kemarin tidak ada periode maintenance dan shutdown. Sehingga jadwal Januari produksi, Februari delivery, dan penjualan pada Maret diharapkan berjalan lancar," katanya kepada Bisnis, Selasa, 5 Januari 2021.

    Fajar mengemukakan jika proses produksi dan distribusi bisa berjalan sesuai rencana, ditambah dukungan daya beli baik dari masyarakat kelas bawah melalui bantuan sosial dan kelas menengah atas sudah berani melakukan belanja, maka utilisasi plastik diharapkan kembali seperti sebelum masa pandemi Covid-19.

    Saat ini utilisasi produk kemasan berada di kisaran 60-70 persen akibat produk kantongan yang sempat melandai karena pembatasan di sejumlah daerah. Namun, penurunan di atas telah dikompensasi dengan permintaan rigit packaging seperti untuk kemasan hand sanitizer meningkat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.