BPN Bebaskan 42,6 Ribu Hektar Lahan untuk PSN di 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil pada Pembukaan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), di Hotel Mercure TB. Simatupang, Rabu 22 Mei 2019.

    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil pada Pembukaan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), di Hotel Mercure TB. Simatupang, Rabu 22 Mei 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil melansir capaian pengadaan tanah untuk mendukung Proyek Strategis Nasional atau PSN pada 2020.

    "Sampai saat ini 42.658 hektar (lahan) untuk proyek strategis nasional telah dibebaskan," kata Sofyan dalam konferensi pers virtual di Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo, Jakarta, Selasa, 5 Januari 2020.

    BPN, kata dia, juga akan meluncurkan e-sertifikat atau sertifikat elektronik tanah pada 2021. Saat ini, kata dia, berbagai infrastruktur sedang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan pelayanan secara digital seperti validasi buku tanah, warkat, dan menyusun berbagai peraturan yang terkait dengan sertifikat elektronik.

    Sedangkan untuk meningkatkan investasi, Kementerian ATR/BPN terus mendorong penyediaan rencana detail tata ruang atau RDTR.

    "RDTR saat ini juga berbasis elektronik. Seluruh RDTR yang baru wajib berbasis elektronik dan dipublikasi dalam sistem informasi geospasial tata ruang," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.