Sebut Target Wisata Tak Muluk-muluk karena Pandemi, Sandiaga: Harus Bersabar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Periwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Periwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan target capaian kinerja pariwisata tak muluk-muluk karena pandemi Covid-19. 

    “Belajar dari Covid-19, kita tidak bisa terlalu targetkan yang muluk-muluk. Kita harus bersabar,” ucap Sandiaga saat dihubungi pada Selasa, 5 Januari 2021.

    Sandiaga menjelaskan arah pariwisata ke depan akan lebih mengutamakan aspek kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan kepercayaan wisatawan lebih dulu dan mengembalikan citra pariwisata Indonesia di mata global.

    Dalam perhelatan agenda wisata, misalnya, Kementerian akan mengetatkan protokol kesehatan demi menekan penyebaran wabah virus corona.

    Melalui kesepakatan dengan pemerintah daerah, kapasitas kunjungan wisatawan dalam suatu agenda pariwisata seperti perhelatan sport tourism pun bakal dibatasi menjadi 50-70 persen dari total kuota yang tersedia.

    “Dengan panduan yang ketat dan disiplin, hal itu akan berdampak positif ke ekonomi,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.