Vaksin Mulai Dikirim ke Daerah, Bio Farma: Suhu Harus Terjaga 2-8 Derajat

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengecek vaksin COVID-19 dari China Sinovac Biotech Ltd. saat tiba di PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, 7 Desember 2020. Bio Farma telah menyediakan ruangan tersebut yang telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19. Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

    Petugas mengecek vaksin COVID-19 dari China Sinovac Biotech Ltd. saat tiba di PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, 7 Desember 2020. Bio Farma telah menyediakan ruangan tersebut yang telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19. Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bio Farma (Persero) mulai mendistribusikan vaksin Sinovac produksi perusahaan farmasi asal Cina ke ke 34 provinsi pada 3-5 Januari 2021. Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Herianto, mengatakan selama pengiriman berlangsung, vaksin harus terjaga di suhu tertentu.

    “Suhu harus tetap terjaga pada rentang 2-8 derajat Celcius dan ketika sampai di tempat tujuan (Dinas Kesehatan Provinsi) juga harus tersimpan di suhu itu,” ujar Bambang saat dihubungi Tempo pada Selasa, 5 Januari 2021.

    Bambang menyebut perseroan telah berpengalaman dalam kegiatan pengiriman vaksin ke daerah untuk berbagai kepentingan imunisasi sebelum Covid-19 meruak. Vaksin didistribusikan sesuai dengan prinsip good distribution practice atau GDP alias cara distribusi obat yang baik atau CDOB.

    “Salah satunya pemantauan posisi dan suhu selama alam perjalanan dari Bio Farma hingga titik akhir pengantaran,” tutur Bambang.

    Bambang menjelaskan, distribusi vaksin kini dilakukan melalui dua jalur. Selain jalur udara, vaksin dikirim melalui jalur darat.

    Pada 3-4 Januari, sebanyak 714.240 dosis vaksin Sinovac vial atau jadi didistribusikan ke 32 provinsi. Pengiriman vaksin masih berlanjut ke dua provinsi pada Selasa, 5 Januari 2020. Karenanya, secara merata, 34 provinsi akan menerima distribusi vaksin pada pengiriman tahap pertama.

    Adapun vaksin Covid-19 yang disalurkan ke daerah pada 3 Januari mencakup 14 provinsi. Jumlahnya tercatat sebesar 401.240 dosis vial. Sebanyak 14 provinsi yang sudah menerima vaksin adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Banten, Bengkulu, Sumatera Barat, Lampung, Riau, Sumetara Selatan, Jambi, Kalimantan Utara, Papua, Maluku Utara, dan Maluku.

    Sementara itu pada 4 Januari, sebanyak 313 ribu vaksin vial dikirim ke 18 provinsi. Provinsi-provinsi yang menerimanya ialah DKI Jakarta, Yogyakarta, NTB, Gorontalo, NTT, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimanan Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Bangka-Belitung, Aceh, Kepulauan Riau, Papua Barat, Sulawesi Tenggara. Sementara itu pada hari ini atau 5 Januari 2020, vaksin akan dikirim ke Jawa Barat dan Sulawesi Barat.

    Baca: Faisal Basri: Vaksin yang Paling Ampuh Pembatasan Sosial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.