SPBU di Ciseeng Terbakar, Pertamina Menyiapkan Alternatif Layanan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan pada pompa BBM premium yang terbakar di SPBU Sentul City, Bogor, 29 Agustus 2014. Satu dispenser premium terbakar menyebabkan satu mobil dan tiga orang terluka yang diduga akibat adanya konsleting pada saat mobil mengisi BBM. TEMPO/Sidik Pernama

    Tim Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan pada pompa BBM premium yang terbakar di SPBU Sentul City, Bogor, 29 Agustus 2014. Satu dispenser premium terbakar menyebabkan satu mobil dan tiga orang terluka yang diduga akibat adanya konsleting pada saat mobil mengisi BBM. TEMPO/Sidik Pernama

    TEMPO.CO, Jakarta  - PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat memberikan alternatif layanan SPBU bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Hal ini menyusul terjadinya insiden kebakaran di area pengisian SPBU 34.16308 Ciseeng pada Senin, 4 Januari 2021 pukul 09.10 WIB.

    Untuk itu, masyarakat dapat melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina yang berdekatan, yaitu di SPBU 34.16310 Jalan Raya Cogreg, SPBU 34.16318 Jalan Raya Ciseeng, dan SPBU 34.16306 Jalan Raya Pasar Ciseeng.

    "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Menunggu hasil investigasi dan untuk alasan keselamatan, saat ini operasional SPBU dihentikan sementara," ujar Unit Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina MOR III Eko Kristiawan dalam keterangan tertulis.

    Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kata Eko, sumber api berasal dari kendaraan sepeda motor yang sedang mengisi bahan bakar. Api keluar dari motor dan menjalar ke mesin dispenser.

    Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam oleh operator SPBU dan petugas pemadam kebakaran. Area pulau pompa dan satu mesin dispenser terkena sambaran api, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

    Bila masyarakat memiliki laporan mengenai kondisi SPBU, dapat menghubungi Call Center Pertamina di 135.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.