Libur Natal dan Tahun Baru, Jumlah Penumpang ASDP Turun 42 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  melayani sekitar 1,61 juta penumpang dan 453.000 unit kendaraan selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 mulai Kamis 18 Desember 2020 atau H-7 hingga Jumat 1 Januari 2021 atau H+7 di 10 lintasan terpantau khusus.

    Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan realisasi produksi penumpang dan kendaraan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu seiring pandemi Covid-19.

    Data Posko Pusat dari H-7 hingga H+7 mencatat dari 10 lintasan terpantau khusus pergerakan penumpang mencapai sekitar 1,61 juta orang atau turun 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,8 juta orang.

    Diikuti roda dua sebanyak 104.000 unit atau turun 44 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 186.000 unit, sedangkan untuk roda empat penumpang tercatat sebanyak 212.000 unit atau turun 29 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 301 ribu unit.

    "Walau mengalami penurunan hingga 29 persen, kami lihat tren penggunaan mobil pribadi masih menjadi andalan pengguna jasa di tengah pandemi Covid-19. Khususnya di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk," ujarnya, Minggu 3 Januari 2021.

    Total kendaraan mencapai 453.000 unit atau turun 30 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 644.000 unit kendaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.