Antisipasi Macet, Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan di ruas jalan sebelah kanan di Tol Jakarta-Cikampek KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 24 Desember 2020. Puncak arus lalu lintas keluar Jabodetabek via jalan tol diprediksi terjadi hari ini, Kamis (24/12). jumlah kendaraan yang akan keluar wilayah Jabotabek diperkirakan mencapai 842 ribu pada 23 hingga 27 Desember 2020, hal itu sejalan dengan liburan Natal 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kepadatan kendaraan di ruas jalan sebelah kanan di Tol Jakarta-Cikampek KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 24 Desember 2020. Puncak arus lalu lintas keluar Jabodetabek via jalan tol diprediksi terjadi hari ini, Kamis (24/12). jumlah kendaraan yang akan keluar wilayah Jabotabek diperkirakan mencapai 842 ribu pada 23 hingga 27 Desember 2020, hal itu sejalan dengan liburan Natal 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka antisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju Jakarta di jalan Tol Jakarta-Cikampek, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan penutupan sementara rest area atau Tempat Istirahat (TI) KM 52B Arah Jakarta. Terhitung mulai hari ini pukul 08.00 WIB sampai Senin, 4 Januari pukul 08.00 WIB.

    "Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya penutupan TI dimaksud," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Ahad, 3 Januari 2021.

    Jasa Marga mencatat sebanyak 144.550 kendaraan menuju Jakarta pada hari kedua Tahun Baru 2021 (2 Januari 2021). Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat), dan GT Ciawi (arah Selatan).

    "Total volume lalin yang menuju Jakarta ini naik 8,3 persen jika dibandingkan lalin new normal," kata Dwimawan.

    ADVERTISEMENT

    Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 55,4 persen dari arah Timur, 24,1 persen dari arah Barat, dan 20,5 persen dari arah Selatan.

    Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
    Arah Timur
    - GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 48.827 kendaraan menuju Jakarta, naik sebesar 58,2 persen dari lalin new normal.
    - GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 31.231 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 1 persen dari lalin new normal.
    Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 80.058 kendaraan, naik sebesar 28,3 persen dari lalin new normal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...