Stafsus Sri Mulyani Sebut Capaian SBY dan Jokowi di APBN

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Garuda, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Pertemuan dilakukan di tengah isu Demokrat menyatakan siap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Garuda, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Pertemuan dilakukan di tengah isu Demokrat menyatakan siap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menceritakan capaian yang terjadi dalam APBN di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dan Joko Widodo atau Jokowi.

    Pertama, Prastowo menyampaikan terima kasih kepada SBY. Sebab di masa pemerintahannya, pada 2009, APBN Indonesia untuk pertama kali memenuhi mandat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen.

    Baca Juga: FPI Pernah Mesra dengan Pemerintah hingga Pelopor Aksi Bela Islam

    "Pencapaian penting ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama kualitasnya," kata Prastowo dalam akun twitter resminya @prastow pada Sabtu, 2 Januari 2021.

    Prastowo ikut menambilkan perkembangan anggaran pendidikan dari 2009 hingga 2018, yang terus konsisten sebesar atau di atas 20 persen. Mulai dari Rp 204,4 triliun menjadi Rp 444,1 triliun.

    Prastowo kemudian menyebut pencapaian SBY di sektor pendidikan ini kemudian diikuti oleh Jokowi. Sehingga di tahun 2016, untuk pertama kalinya anggaran sektor kesehatan memenuhi mandat konstitusi sebesar 5 persen.

    Prastowo juga menampilkan grafik perkembangan anggaran kesehatan dari 2009 hingga 2018. Sebelum 2016, anggaran kesehatan selalu berada di bawah 5 persen.

    Mulai 2,7 persen atau Rp 28 triliun pada 2009 hingga 3,8 persen atau Rp 74,6 triliun. Baru pada 2016 menjadi 5 persen, dan berlanjut hingga 2018, dengan besaran anggaran Rp 111 triliun.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.