Meski Pandemi, Jumlah Kargo di Pelindo I Naik 22,3 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I.

    Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) I atau Pelindo I tetap mencatatkan kenaikan layanan meski di tengah pandemi Covid-19. Per November 2020, perseroan menyatakan volume angkutan kargo di kapal yang mereka layani mencapai 145,19 juta Gross Tonnage (GT).

    "Meningkat 22,3 persen dibandingkan November 2019 yang sebesar 118,7 juta GT," demikian tertulis dalam keterangan resmi Pelindo I pada Jumat, 1 Januari 2021.

    Jumlah volume ini datang dari kenaikan pada aktivitas bongkar muat peti kemas. Angkanya naik 14,3 persen, dari 930 ribu box pada November 2019 mencapai 1,06 juta box pada November 2020.

    Dalam satuan TEUs, bongkar muat peti kemas di Pelindo I mencapai 1,29 juta TEUs. Angka ini tumbuh 13,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,14 juta TEUs.

    Sementara itu pada Oktober 2020 kemarin, PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) atau Pelindo II juga mencatatkan trafik bongkar muat peti kemas yang mulai membaik pada periode Triwulan III 2020. Pelindo II membukukan kenaikan arus peti kemas sebesar 11,28 persen pada September 2020.

    Tren perbaikan itu ditunjukkan pada kenaikan arus peti kemas menjadi 621,30 ribu TEUs jika dibandingkan dengan periode Agustus 2020 yakni 558,32 ribu TEUs. Angka ini juga naik 0,75 persen dibandingkan dengan periode Juli 2020 sebesar 554,16 ribu TEUs.

    Baca: Kontainer Langka, Volume Muatan Tol Laut Malah Naik 2 Kali Lipat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.