Kemenpan Sebut Guru PPPK Masih Bisa Melamar jadi PNS, Simak Syaratnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) saat menggelar aksi mogok dan unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, 15 September 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ribuan Guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) saat menggelar aksi mogok dan unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, 15 September 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyebutkan masih terbuka kesempatan guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk bisa menjadi pegawai negeri sipil atau PNS

    “Guru PPPK yang sudah terikat di PPPK bisa melamar menjadi CPNS selama dia memenuhi persyaratan menjadi CPNS," ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Negara Kementerian PANRB Teguh Widjinarko, Selasa, 29 Desember 2020. "Nantinya mengikuti seleksi yang sudah ditentukan sesuai prosedur yang dilakukan dan sesuai dengan aturan."

    Sebelumnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB), bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyepakati guru akan dialihkan seluruhnya menjadi PPPK. Namun, mereka yang terikat masih bisa jadi pegawai negeri sipil (PNS).

    Teguh menjelaskan, guru yang sudah terikat PPPK bisa ikut seleksi CPNS dengan memenuhi persyaratan antara lain masih di bawah 35 tahun dan kualifikasi sesuai.

    Namun, karena di masa mendatang pemerintah akan terus menerapkan guru menjadi tenaga PPPK, artinya kemungkinan guru jadi PNS itu makin kecil. Sehingga lowongan untuk guru PNS juga dibatasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.