Menhub Budi Karya Akan Evaluasi Pangkalan Penjaga Laut di Wilayah Perbatasan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menyapa pengemudi bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Kamis, 31 Desember 2020. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengunjungi Terminal Terpadu Pulo Gebang guna menijau kesiapan angkutan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 serta meluncurkan aplikasi pemesanan tiket bus digital yakni Jaket Bus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menyapa pengemudi bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Kamis, 31 Desember 2020. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengunjungi Terminal Terpadu Pulo Gebang guna menijau kesiapan angkutan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 serta meluncurkan aplikasi pemesanan tiket bus digital yakni Jaket Bus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengevaluasi Pangkalan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai atau KPLP di wilayah perbatasan negara. Evaluasi dilakukan untuk mengantisipasi adanya ancaman atau gangguan terhadap kapal-kapal negara lain yang melanggar aturan.

    “Pangkalan yang paling harus dievaluasi adalah pangkalan-pangkalan  yang berbatasan dengan negara lain khususnya di daerah Batam dan sekitarnya, khususnya terkait masalah penyeludupan,” ujar Budi Karya dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Januari 2021.

    Budi Karya menjelaskan, Kementeriannya akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Direktorat Bea dan Cukai guna memperkuat pengawasan di lapangan. Menurut dia, kebijakan ni perlu dijalankan lantaran tugas penjaga laut di masa pandemi lebih berat ketimbang waktu normal.

    Para penjaga laut, tutur dia, memiliki tugas melalukan rescue atau penyelamatan terhadap kapal-kapal yang berlayar di laut Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tugas tersebut bertambah di masa libur Natal dan tahun baru.

    “Mereka tidak boleh lengah dan harus mengawal pelayaran khususnya di masa Libur Natal dan tahun baru ini dengan baik,” ucap dia.

    Budi Karya pun berpesan agar petugas berfokus menjalankan fungsinya supaya kegiatan libur panjang awal tahun berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat. Ia menyebut ada 382 kapal penjagaan dan kurang lebih 15 ribu petugas yang berjaga selama hari libur untuk memastikan keselamatan pelayaran.

    “Saya lihat teman-teman sudah bekerja baik dan extraordinary di tengah pandemi,” tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Tinjau Uji Coba Bongkar Muat, Menhub: Pelabuhan Patimban Siap Operasi Terbatas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.