Puncak Arus Balik dengan Kereta Api Diprediksi 3 Januari 2021

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta api menunggu keberangkatan di stasiun Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 Januari 2021. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang kembali mengoperasikan perjalanan Kereta Api Rajabasa Rute Palembang-Tanjung Karang Bandar Lampung (PP) yang sempat berhenti selama pandemi COVID-19 sejak 1 April 2020 yang lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Penumpang kereta api menunggu keberangkatan di stasiun Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 Januari 2021. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang kembali mengoperasikan perjalanan Kereta Api Rajabasa Rute Palembang-Tanjung Karang Bandar Lampung (PP) yang sempat berhenti selama pandemi COVID-19 sejak 1 April 2020 yang lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta – Puncak arus balik menggunakan kereta api pada masa angkut tahun baru diprediksi terjadi pada Ahad, 3 Januari 2021. Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Joni Martinus mengatakan penjualan tiket kereta jarak jauh pada hari itu telah mencapai 60 persen dari kursi yang disediakan.

    “Sudah lebih dari 60 persen tiket terjual atau sebanyak 35 ribut tiket,” ujar Joni saat dihubungi Tempo, Jumat, 1 Januari 2021.

    Sementara itu, puncak mudik angkutan kereta telah berlangsung pada 30 Desember 2020 lalu. Pada saat mobilisasi penumpang mencapai titik teramai, Joni mengatakan jumlah tiket yang terjual naik 30 persen ketimbang angkutan keberangkatan hari sebelumnya atau 29 Desember 2020.

    Adapun jumlah penumpang kereta api pada puncak mudik 30 Desember 2020 mencapai 33.531. Sedangkan jumlah penumpang pada hari sebelumnya sebanyak 25.836 orang.

    Menurut Joni, minat masyarakat untuk bepergian dengan kereta api cenderung tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI berangsur pulih.

    "Kepercayaan ini akan terus kami jaga sebagai momentum bagi masyarakat dalam bertransportasi menggunakan kereta api pada masa pandemi Covid-19 ke depan," tutur Joni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.