Jadi Komisaris Holding BUMN Asuransi, Stafsus Sri Mulyani Soroti 2 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyita Crystallin. masyita-crystallin.com

    Masyita Crystallin. masyita-crystallin.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menunjuk Masyita Crystallin, sebagai Komisaris Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan, yakni PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Indonesia Financial Group (IFG). Menanggapi penunjukannya, Masyita yang merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini mengatakan nasabah perusahaan asuransi harus dilindungi.

    “Pemerintah memandang industri asuransi harus diperkuat dan nasabahnya juga harus dilindungi,” kata Masyita dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Desember 2020.

    Masyita menerangkan, sebagai perusahaan pelat merah, IFG berupaya melakukan pendalaman dan penguatan pasar industri keuangan domestik. Berdasarkan data yang dihimpun, aset industri asuransi per Pendapatan Domestik Bruto (PBD) Indonesia sampai kini masih lebih rendah ketimbang Malaysia, Thailand, dan Singapura.

    Aset asuransi per PDB Indonesia tercatat baru mencapai 5,5 persen. Sementara itu, Malaysia sudah mencapai 20,33 persen; Thailand 23,19 persen; dan Singapura 47,55 persen.

    “Berita baiknya, industri asuransi kita tumbuh cukup tinggi (10,2 persen) dari 2015 hingga tahun 2019,” tutur Masyita.

    Menurut Masyita, pendalaman pasar keuangan mesti dilakukan untuk mengatasi ketidaksesuaian antara ketersediaan pembiayaan jangka panjang dan kebutuhan pembangunan infrastruktur. Hal itu, kata dia, juga menjadi syarat Indonesia menuju posisi negara maju.

    Selain Masyita, Erick Thohir juga menunjuk Fauzi Ichsan sebagai Komisaris Utama BPUI.
    "Kementerian BUMN telah melakukan perombakan susunan Dewan Komisaris IFG dengan menunjuk Fauzi Ichsan sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen,” tutur Sekretaris Perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha. 

    Fauzi Ichsan merupakan mantan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Ia menjabat di LPS sejak 2015 hingga awal 2020. Selain bekas bos LPS, ia juga merupakan ekonom yang pernah menjadi tim penasihat Menteri Keuangan era 1991.
    Dengan demikian, berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi IFG per 30 Desember 2020.

    Dewan Komisaris:
    Fauzi Ichsan : Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
    Masyita Crystallin : Komisaris
    Meirijal Nur : Komisaris
    Hotbonar Sinaga : Komisaris Independen
    Arief Budiman : Komisaris Independen

    Direksi:
    Robertus Billitea : Direktur Utama
    Rizal Ariansyah : Direktur Keuangan dan Umum
    Pantro Pander Silitonga : Direktur Bisnis

    Baca: Erick Thohir Rombak Komisaris BPUI, Ada Mantan Bos LPS dan Anak Buah Sri Mulyani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.