Kemarin 467 WNA Tiba di Jakarta Langsung Dikarantina

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua warga negara asing (WNA) berjalan untuk mengikuti proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 29 Desember 2020. Larangan masuknya WNA ke Indonesia dilakukan guna mencegah munculnya varian baru virus Corona yang memiliki daya tular yang sangat cepat yang tengah marak di Eropa. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Dua warga negara asing (WNA) berjalan untuk mengikuti proses karantina setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 29 Desember 2020. Larangan masuknya WNA ke Indonesia dilakukan guna mencegah munculnya varian baru virus Corona yang memiliki daya tular yang sangat cepat yang tengah marak di Eropa. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, JakartaPT Angkasa Pura II (Persero) mencatat sebanyak 467 warga negara asing atau WNA telah tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta per 30 Desember 2020 pukul 12.00 WIB. Ratusan WNA langsung menjalani karantina selama lima hari di lokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

    “Penanganan dilakukan sejak penumpang rute internasional tiba di garbarata Terminal 3 hingga naik bus menuju lokasi karantina yang telah ditetapkan," ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi dalam keterangan tertulis, Rabu petang, 30 Desember 2020.

    Selain WNA, terdapat 29 orang warga negara Indonesia atau WNI yang tiba di Tanah Air dari luar negeri. Tak berbeda dengan WNA, para WNI pun menjalani isolasi. Agus menjelaskan, ratusan penumpang diantar dengan 21 bus ke lokasi karantina yang meliputi sembilan hotel, termasuk Wisma Atlet Pademangan.

    Adapun total penumpang perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia tersebut diangkut menggunakan beragam maskapai. Garuda Indonesia, misalnya, membawa 286 penumpang. Kemudian Batik Air mengangkut 102 penumpang dan Qatar Airways membawa 108 penumpang.

    Agus mengatakan penanganan kedatangan penumpang rute internasional perlu melibatkan berbagai instansi. Kondisi ini menyusul adanya mutasi varian virus corona baru yang belakangan ditemukan di Inggris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.