Menjelang Akhir 2020, Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Baru 72,3 Persen

Reporter

Petugas bersiap mendistribusikan paket bantuan sosial dari Presiden RI yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial di wilayah Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2020. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mengaudit pelaksanaan anggaran program penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/Nita Dian

TEMPO.CO, Jakarta - Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 23 Desember 2020 baru mencapai Rp 502,71 triliun atau 72,3 persen dari total anggaran Rp 695,2 triliun.

“Realisasi program PEN menunjukkan akselerasi yang terus meningkat pada Kuartal IV 2020 ini telah mencapai Rp 184,3 triliun jika dibandingkan dengan realisasi per 30 September 2020 sebesar Rp 318,48 triliun," kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 Desember 2020.

Kunta mengatakan dua klaster dengan peningkatan realisasi tertinggi adalah klaster perlindungan sosial dan dukungan sektor UMKM dengan capaian di atas 90 persen. Di dalam kedua klaster ini terdapat sejumlah program yang telah mencapai realisasi seratus persen.

Dua klaster di dalam Program PEN mencatat pencapaian lebih dari 90 persen, yaitu klaster perlindungan sosial yang mencapai 94,7 persen atau sebesar Rp 217,99 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp230,21 triliun.

Lalu klaster UMKM yang mencapai realisasi sebesar 92,8 persen atau Rp107,93 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp116,31 triliun.

Selanjutnya klaster kementerian/lembaga dan Pemda mencapai realisasi 88,1 persen atau Rp 59,77 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 67,86 triliun. Berikutnya klaster kesehatan realisasinya mencapai 54,4 persen atau Rp 54,13 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 99,5 triliun.

Berikutnya, klaster Intensif Usaha mencapai realisasi sebesar 45,4 persen atau Rp 54,73 Trililun dari alokasi anggaran sebesar Rp 120,61 triliun. Kemudian yang terakhir klaster Pembiayaan Korporasi mencapai realisasi sebesar 13,4 persen atau sebesar Rp8,16 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp60,73 triliun.

Program-program pada klaster perlindungan sosial yang telah mencapai realisasi 100 persen antara lain adalah Program Keluarga Harapan dan Bantuan Beras, Kartu Sembako dan Bantuan Tunai. Lalu Bansos Jabodetabek, Bansos Tunai Non Jabodetabek, Bantuan Subsidi Upah/Gaji, Bantuan Subsidi Upah/Gaji Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Kemendikbud dan Kemenag.

Selebihnya progres realisasi di klaster perlindungan sosial seperti Kartu Prakerja mencapai 99,5 persen, namun telah mencapai 5,6 juta penerima manfaat sesuai target. Kemudian program diskon listrik mencapai 84,4 persen. Hanya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang realisasinya mencapai 64,43 persen.

Baca juga: Bansos di Jabodetabek Diubah jadi BLT Tahun Depan, Jokowi Wanti-wanti Ini

CAESAR AKBAR






IN2MOTIONFEST, Gubernur BI: RI Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia

8 jam lalu

IN2MOTIONFEST, Gubernur BI: RI Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia

Gelaran yang diinisiasi BI dan Kemenkop UKM tersebut akan berlangsung selama tiga hari dengan 17 fashion show.


Menteri Teten: Smesco Hub Timur Buka Pasar UKM ke Mancanegara

8 jam lalu

Menteri Teten: Smesco Hub Timur Buka Pasar UKM ke Mancanegara

Bali bisa menjadi pintu untuk perdagangan Indonesia masuk ke pasar dunia.


Gubernur BI: ISEF 2022 Bawa RI Jadi Pemain Ekonomi Syariah Global

11 jam lalu

Gubernur BI: ISEF 2022 Bawa RI Jadi Pemain Ekonomi Syariah Global

Menurut Gubernur BI, Indonesia adalah pemain utama ekonomi keuangan syariah global.


Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

13 jam lalu

Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

Pemerintah memutuskan menaikkan bantuan yang diterima oleh peserta Kartu Prakerja menjadi Rp 4,2 juta mulai tahun 2023. Begini penjelasan detailnya.


Buka WCCE 2022, Jokowi Bertemu UMKM Bali yang Tembus Ekspor ke 7 Negara

14 jam lalu

Buka WCCE 2022, Jokowi Bertemu UMKM Bali yang Tembus Ekspor ke 7 Negara

Platform digital seperti Shopee membantu bisnis UMKM tetap berlanjut walau dihantam pandemi Covid-19.


Cara Lapor BSU Rp 600 Ribu yang Belum Cair Lewat Situs Kemnaker.go.id

16 jam lalu

Cara Lapor BSU Rp 600 Ribu yang Belum Cair Lewat Situs Kemnaker.go.id

Cara lapor belum dapat BSU atau BSU belum cair bagi Anda yang berhak menerima bantuan Rp600 ribu lewat situs Kemnaker


Pamer Ruang Parkir Air, Anies Baswedan: Pertama di Indonesia

17 jam lalu

Pamer Ruang Parkir Air, Anies Baswedan: Pertama di Indonesia

Anies Baswedan menyebut Jakarta kini mempunyai tempat parkir sementara untuk menampung limpahan air sungai berbasis alam pertama di Indonesia.


Sulit Dapat Modal, Pelaku UMKM: Bunga Mahal Juga Tabrak Aja

23 jam lalu

Sulit Dapat Modal, Pelaku UMKM: Bunga Mahal Juga Tabrak Aja

Kalangan pengusaha UMKM bisa mendapatkan pinjaman modal dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Tahun Depan, Peserta Program Kartu Prakerja Terima Insentif Rp 4,2 Juta

1 hari lalu

Tahun Depan, Peserta Program Kartu Prakerja Terima Insentif Rp 4,2 Juta

Pemerintah akan menaikkan sesaran insentif Kartu Prakerja menjadi Rp 4,2 juta pada tahun depan.


Sandiaga: Untuk Menghadapi Resesi, Kita Bertopang kepada UMKM

1 hari lalu

Sandiaga: Untuk Menghadapi Resesi, Kita Bertopang kepada UMKM

Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan solusi untuk menghadapi potensi resesi global.