Kaleidoskop 2020: 10 Sengketa Bisnis, Diskriminasi Grab sampai Monopoli Lobster

Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah kasus sengketa bisnis masih marak terjadi sepanjang tahun 2020. Dari pelbagai kasus diperkarakan di lembaga-lembaga hukum negara, ada yang telah diputus, ada pula yang masih berjalan.

Tak semua berakhir sanksi atau hukuman. Beberapa kasus malah menemui penyelesaian sebelum diperkarakan lebih jauh.

Seperti apa potret sengketa bisnis sepanjang tahun ini? Berikut ini sepuluh isu menonjol yang dirangkum Tempo dalam Kaleidoskop 2020.

1. Harga gula jadi isu pembuka 2020

Perkara harga gula hampir selalu mewarnai pemberitaan persaingan usaha setiap tahun. Pada 2020, KPPU kembali mengadakan investigasi atas tingginya harga gula di pasaran. Penelitian berangkat dari pemantauan Komisi terhadap peningkatan harga gula sejak Januari hingga Mei yang terus menanjak.

Harga gula, menurut catatan KPPU, terus melampaui harga eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah meski keran impor sudah dibuka. KPPU mencatat harga gula kristal putih (GKP) paling tinggi berada di level Rp 18.400 per kilogram, yakni pada pekan ketiga April. Selanjutnya pada posisi pekan ketiga Mei, harga gula sudah sedikit melandai di kisaran Rp 17.650 per kilogram. Sedangkan harga gula menurut HET per kilogram hanya Rp 12.500.

KPPU kemudian menaikkan status investigasi harga gula ke ranah penegakan hukum pada 20 Mei 2020. Komisi melihat ada kejanggalan dalam dinamika harga gula di level masyarakat, bahkan setelah keran impor gula dibuka.

2. Kasus Grab-TPI bolak-balik ke pengadilan

KPPU akhirnya memutus PT Solusi Transportasi Indonesia atau Grab Indonesia dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) bersalah dalam kasus diskriminasi order prioritas terhadap mitranya. Kasus ini telah bergulir sejak 2018. Dalam sidang putusan, Grab dan TPI dinyatakan melanggar Pasal 14 dan Pasal 19 (d) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999.






Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

7 jam lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

2 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Berikan Pernyataan Sesat Soal Kecelakaan 737 Max Lion Air dan Ethiopia, Boeing Didenda Rp3 Triliun

2 hari lalu

Berikan Pernyataan Sesat Soal Kecelakaan 737 Max Lion Air dan Ethiopia, Boeing Didenda Rp3 Triliun

Perusahaan pembuat pesawat terbang Amerika Serikat, Boeing, dijatuhi sanksi denda US$200 juta atau Rp3 triliun oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

2 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

3 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Cara Membuat Kaldu Tulang

3 hari lalu

Cara Membuat Kaldu Tulang

Kaldu tulang juga bermanfaat untuk kesehatan karena banyak mengandung kolagen


5 Manfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan Tubuh

3 hari lalu

5 Manfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan Tubuh

Kaldu tulang sapi juga bermanfaat untuk kesehatan karena banyak mengandung kolagen


Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

3 hari lalu

Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

Para pengemudi ojol mengeluhkan kenaikan tarif sejak pekan lalu yang tak dirasakan. Sedangkan potongan komisi atau biaya aplikasi malah kian besar.


Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

4 hari lalu

Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

Keengganan perusahaan aplikator ojol untuk menurunkan biaya komisi dinilai menunjukan sikap yang arogan terhadap aturan pemerintah.


Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

4 hari lalu

Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

Lily Pujiati mengatakan hingga saat ini aplikator ojek online atau ojol masih memberlakukan potongan atau biaya komisi sebanyak 20 sampai 30 persen.