Pandemi, Sri Mulyani Sebut Bank Syariah Relatif Lebih Stabil dari Konvensional

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Instagram smindrawati

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai kinerja perbankan syariah di Indonesia relatif stabil di masa pandemi Covid-19, dibandingkan dengan perbankan konvensional.

"Yang cukup menarik dalam kondisi yang sangat menekan akibat Covid-19, intermediasi perbankan nasional yang cenderung mengalami penurunan, tapi kinerja perbankan syariah justru cenderung stabil dan tumbuh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional," ujar dia dalam konferensi video, Selasa, 29 Desember 2020.

Sri Mulyani mengatakan situasi tersebut kerap terjadi pada masa krisis, misalnya pada 2008 lalu. Dari sisi aset, hingga September 2020 aset bank syariah tumbuh 10,97 persen. Angka tersebut di atas perbankan konvensional uang hanya 7,77 persen. "Artinya pertumbuhan aset perbankan syariah lebih tinggi."

Demikian juga dengan Dana Pihak Ketiga perbankan syariah yang tumbuh 11,65 persen, sedikit di atas DPK perbankan konvensional yang tumbuh 11,49 persen. Di sisi lain, penyaluran pembiayaan atau kredit perbankan syariah juga tumbuh 9,42 persen.

"Ini jauh lebih tinggi karena pertumbuhan kredit perbankan konvensional justru mengalami penurunan dan hanya tumbuh 0,55 persen. Artinya, industri perbankan syariah memiliki posisi yang cukup stabil dan memiliki loyalitas seluruh ekosistemnya," ujar Sri Mulyani.

Kinerja perbankan syariah ini, menurut Sri Mulyani, perlu menjadi jembatan dan modal awal untuk mengembangkan ekosistem keuangan syariah yang berkualitas baik. "Resiliensi perbankan syariah juga bisa dilihat dari CAR atau rasio kecukupan modal dan pembiayaan bermasalah atau NPF yang cukup stabil. CAR 23,5 persen, NPF 3,31 persen.

Sri Mulyani mengatakan dalam perkembangan keuangan syariah, Indonesia memiliki potensi besar. Pasalnya, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim besar. Di samping itu, terdapat kenaikan kelas menengah yang juga mendukung pertumbuhan permintaan keuangan syariah.

Baca: Benarkah Muhammadiyah Akan Tarik Dana dari BRI Syariah untuk Bikin Bank Syariah?






Bursa Calon Gubernur BI, Apa Saja Kriteria yang Dibutuhkan dan Tantangannya di Tengah Gejolak Global?

6 jam lalu

Bursa Calon Gubernur BI, Apa Saja Kriteria yang Dibutuhkan dan Tantangannya di Tengah Gejolak Global?

Ekonom yang juga Direktur Segara Institut Pieter Abdullah Redjalam mengungkap kriteria calon Gubernur Bank Indonesia atau Gubernur BI. Apa saja?


Laba Bersih BRI Tumbuh 67 Persen Menjadi Rp 51,4 Triliun pada 2022

20 jam lalu

Laba Bersih BRI Tumbuh 67 Persen Menjadi Rp 51,4 Triliun pada 2022

Laba bersih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI tumbuh 67 persen menjadi Rp 51,4 triliun pada 2022 dibanding periode yang sama pada 2021


Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

1 hari lalu

Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

Berita ekonomi dan bisnis terkini. Mulai dari kinerja ekspor yang moncer hingga penolakan privatisasi PT PGE.


Utang Pemerintah Tembus Rp 7.733,99 Triliun, Anak Buah Sri Mulyani: Bukan Karena Demen Berutang

1 hari lalu

Utang Pemerintah Tembus Rp 7.733,99 Triliun, Anak Buah Sri Mulyani: Bukan Karena Demen Berutang

Utang Indonesia tembus Rp 7.733,99 triliun per Desember 2022. Instrumen utang diperlukan untuk menutup defisit anggaran yang sudah disetujui DPR.


Segara Institut: Calon Gubernur Bank Indonesia Bisa dari Eksternal

2 hari lalu

Segara Institut: Calon Gubernur Bank Indonesia Bisa dari Eksternal

Ekonom yang juga Direktur Segara Institut Pieter Abdullah Redjalam mengatakan calon Gubernur Bank Indonesia bisa saja berasal dari eksternal.


Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

2 hari lalu

Sri Mulyani: Kinerja Ekspor Tertinggi dalam Sejarah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bagaimana pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi pengeluaran dan produksi.


Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

2 hari lalu

Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

ekonomi Indonesia tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,31 persen di tengah gejolak ekonomi global, ini kata Sri Mulyani.


Masa Jabatan Perry Warjiyo Berakhir Mei, Simak Deretan Nama Gubernur BI dari Pertama hingga Kini

2 hari lalu

Masa Jabatan Perry Warjiyo Berakhir Mei, Simak Deretan Nama Gubernur BI dari Pertama hingga Kini

Masa jabatan Gubernur BI Perry Warjiyo akan berakhir pada Mei 2023 ini. Perry menjabat sejak 23 Mei 2018. Siapa saja yang pernah menjadi Gubernur BI?


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

2 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

2 hari lalu

Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan integrasi BUMN bidang pangan untuk menjadi off taker atau penyerap hasil produksi di masyarakat. Revisi sejumlah peraturan dan mekanisme pendanaan murah disiapkan agar tak ada lagi harga komoditas pangan di tingkat petani yang jatuh.